Belum Vaksinasi, Masuk Mall Bisa Pakai Swab Antigen Atau PCR

  • Whatsapp
mendag
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat melakukan pengecekan vaksinasi Covid-19 di Mall Kasablanka Jakarta Selatan.

Inisiatifnews.com – Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi menyampaikan, bahwa di tengah kebijakan diperbolehkannya mall atau pusat perbelanjaan dibuka, masyarakat yang akan mengakses akan diberikan syarat administrasi.

Syarat tersebut adalah telah melakukan vaksinasi. Namun bagi mereka yang belum divaksinasi atau tidak bisa divaksinasi karena alasan medis, maka bisa menggunakan berkas hasil swab antigen yang berlaku 1×24 jam atau swab PCR yang berlaku 2×24 jam.

Bacaan Lainnya

“Saya tegaskan, pertama, (hasil swab antigen atau PCR) ini berlaku bagi teman-teman yang tidak divaksin karena alasan kesehatan,” kata Lutfi, Rabu (11/8/2021).

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya bersama dan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Menteri Lutfi menegaskan bahwa syarat administrasi bagi masyarakat ini hanya berlaku bagi mall yang tertutup dan sudah dilengkapi sirkulasi udara yang baik serta pendingin ruangan.

Tujuannya jelas adalah agar penularan Covid-19 di mall bisa diminimalisir, serta memastikan hanya orang-orang yang bebas Covid-19 saja yang bisa masuk ke dalam pusat perbelanjaan itu.

“Kedua, mengapa peraturan ini dibuat khusus untuk pusat perbelanjaan dan mall, karena sirkulasi udara di mall dan pusat perbelanjaan dilengkapi pendingin udara. Prioritas utamanya adalah menekan laju penyebaran COVID-19 yang rentan dalam ruangan tertutup,” terangnya.

Bagi yang sudah melakukan vaksinasi, Lutfi mengarahkan agar masyarakat mengundung aplikasi PeduliLindungi. Kemudian dari aplikasi tersebut, barcode yang muncul bisa discann langsung saat akan memasuki mall.

Belum vaksin dan tak mau swab, belanjanya ke pasar saja

Di sisi lain, Lutfi juga menyebut bahwa bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, atau tidak memiliki swab antigen atau PCR, disarankan agar berbelanja sana di pasar rakyat. Hal ini dikatakan Lutfi aturan wajib swab antigen tidak terapkan di pasar karena kondisi lingkungan yang jelas berbeda.

Pun begitu, di dalam pasar juga tidak boleh sembarangan, protokol kesehatan Covid-19 harus benar-benar bisa diterapkan, karena kepentingannya adalah agar masyarakat sehat dan tidak terpapar virus korona, serta aktivitas ekonomi masyarakat bisa tetap berjalan dengan baik.

“Tentunya pengunjung dan penjual di pasar rakyat harus tetap menerapkan prokes dengan disiplin untuk mencegah penularan sehingga ekonomi rakyat bisa berjalan dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok,” tutur Mandag.

Pos terkait