Kabupaten Biak Numfor Ekspor Perdana Komoditas Kelautan dan Perikanan

Menko Marves Minta Tingkatkan Kualitas Ekspor Komoditas Kelautan dan Perikanan

  • Whatsapp
Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Inisiatifnews.com – Pada hari Sabtu 28 Agustus 2021 kemarin, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua sukses melakukan ekspor komoditas laut perdananya ke Singapura. Kegiatan ekspor ini dilakukan melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT).

Kabar baik ini diapresiasi oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Ia mengatakan bahwa kegiatan ekspor hasil laut Kabupaten Biak Numfor tersebut merupakan semangat geliat ekonomi daerah untuk berkembang dan masuk ke pasar global.

Bacaan Lainnya

“Saya apresiasi sekali gebrakan dari Pemda Biak Numfor untuk melaksanakan ekspor ini walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Luhut dalam keterangannya, Minggu (29/8).

Ia meminta agar kegiatan ekspor ini terus ditingkatkan, sehingga mampu produk yang dikirim ke luar negeri berkualitas sangat baik dan mampu bersaing di pasar internasional.

“Potensi perikanan dari Biak ini perlu kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

lobster
Lobster.

Sebenarnya, kata Luhut, bahwa upaya ekspor ini sudah dirancang sejak bulan Maret lalu. Namun ia sangat bersyukur kegiatan ekspor komoditas perikanan ini bisa dilaksanakan pada bulan Agustus.

Luhut menyebut bahwa pencapaian perdana untuk ekspor komoditas kelautan dan perikanan sudah cukup bagus. Setidaknya, ada 28 ton yang dikirim ke Singapura yang berisi 3 (tiga) item. Antara lain ikan tuna loin seberat 150 kilogram, kemudian ada kepiting seberat 350 kilogram dan lobster seberat 30 kilogram.

“Ekspor komoditas kelautan dan perikanan dari Biak Numfor kali ini ada sebanyak 28 ton melalui pesawat kargo dari Sriwijaya Air. Ini adalah komitmen besar untuk maju dan bekerjasama untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh,” terang Luhut.

Selain Pemda Kabupaten Biak Numfor dan SKPT-nya, kegiatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan ini dikoordinasikan oleh Kemenko Marves, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perhubungan (kemenhub), PT Pelabuhan Indonesia (PT Pelindo), PT Angkasa Pura dan Pemerintah Provinsi Papua.

Kemudian, Luhut juga menyebut, bahwa target ekspor selanjutnya adalah pasar China dan Jepang. Namun, ia terus mewanti-wanti agar kualitas produk dan layanan terus ditingkatkan.

“Kita coba perlahan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur pendukung, mulai rambah pasar baru seperti Hongkong, Tokyo, dan Shenzen,” tandasnya.

Pos terkait