Habib Syakur : Bu Khofifah Patut Berterima Kasih ke Jokowi

  • Whatsapp
jokowi
Presiden Joko Widodo.

Inisiatifnews.com – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa patut menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

“Bu khofifah harus terima kasih ke Jokowi, karena infrastruktur dan perekonomian yang telah ditata pak Jokowi di Jawa Timur,” kata Habib Syakur kepada wartawan, Rabu (13/10).

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Habib Syakur menyusul groundbreaking atau prosesi peletakan batu pertama pembangunan pabrik smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo sangat memikirkan pembangunan berkemajuan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Timur.

“Pak Jokowi sudah pikirkan Indonesia jauh-jauh hari, waktu periode pertama mengemban amanah sebagai presiden, beliau sudah memikirkan anak bangsa untuk kemajuan bersama, terlebih Jawa Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Habib Syakur meyakini bahwa infrastruktur dan proyek pengolahan konsentrat hasil tambang PT Freeport Indonesia di Gresik bakal bisa menopang ekonomi di kawasan Jawa bagian timur itu.

“Adanya smelter Freeport di Gresik adakah bentuk apresiasi Presiden ke Jatim, bisa meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah -red) Jatim dan kesejahteraan warga masyarakat jatim. Semua potensi kekayaan alam Jawa Timur bisa tertata dan terstruktur dengan baik,” tandasnya.

Hanya saja, semua itu bisa dicapai dengan baik jika kepemimpinan Gubernur Khofifah tetap on the track.

“Ini harus diimbangi dengan konsistensi kepemimpinan bu Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur untuk kemakmuran rakyat Jatim,” pungkasnya.

Groundbreaking Smelter Freeport di Gresik

Perlu diketahui, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa sangat bangga setelah Indonesia mampu membangun pabrik smelter terbesar di dunia. Hal tersebut dikemukakan Jokowi sat menyaksikan Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021).

Pabrik ini, kata Jokowi, setelah rampung dapat mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga dan 480 ribu logam tembaga. Jokowi mengaku tak bisa membayangkan saat pabrik ini rampung.

“Bayangkan 1,7 juta ton. Kalau dinaikkan truk, yang kecil itu, biasanya bisa angkut 3-4 ton. Jadi berapa truk yang akan berjejer di sini? Kalau tiga ton satu truk kecil, berarti ada 600 ribu truk berjejer di sini. Ini gede sekali,” ujarnya.

Jokowi berharap, kehadiran pabrik smelter Freeport dapat menjadi daya industri lain untuk masuk ke dalam KEK Gresik, khususnya industri tembaga dan turunannya.

“Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh, dan menjaga iklim investasi makin baik,” tandasnya.

Pos terkait