Anggota BMT Kedinding Surabaya Dapat Bantuan Perijinan Usaha

  • Whatsapp
BMT Kedinding
BMT Kedinding.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap penurunan perekonomian nasional maupun global. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar Indonesia terhindar dari resesi ekonomi.

Secara teori ekonomi, tidak mungkin bisa pulih jika tidak segera memulihkan UMKM-nya. Hal itu karena menurut data Kemenkop, pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia.

UMKM sebenarnya memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia terutama ketika terjadi krisis.

Hal inilah yang dilihat oleh Lembaga keuangan Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Pihaknya berupaya tidak hanya sekedar melakukan layanan keuangan syariah saja, akan tetapi juga menjalankan perannya sebagai pendamping usaha usaha ekonomi umat khususnya pelaku UMKM.

BMT juga harus mampu melakukan kolaborasi yang mengakomodasi dinamika ekonomi umat, hingga potensi-potensi itu mampu bersinergi menjadi sebuah solusi pemulihan ekomoni umat.

Sejalan dengan upaya pemerintah tersebut khususnya pelaku UMKM, lembaga keuangan BMT Kedinding Surabaya mengambil peran sekaligus momentum kebangkitan ekonomi ini dengan upaya pendampingan usaha para anggota sekaligus memberikan edukasi dan kemudahan dalam pengurusan ijin berusaha.

Hal ini dilakukan semata karena para pelaku UMKM masih belum memahami pentingnya perijinan dalam usaha mereka. Padahal dengan memiliki ijin usaha para pelaku UMKM ini akan mendapatkan jaminan perlindungan hukum, kemudahan dalam pengembangan usaha, kemudahan akses permodalan sekaligus penerimaan bantuan dari pemerintah yang mensyaratkan kepemilikan NIB (Nomer Induk Berusaha).

Selain itu, kredibilitas usahanya juga meningkat, kepercayaan diri tumbuh, otomatis usahanya dapat lebih maju. Pemberian Ijin Usaha gratis ini secara simbolis diserahkan kepada 3 anggota BMT Kedinding Surabaya dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2021 Keluarga Besar BMT Kedinding Surabaya yang dilaksanakan pada hari Minggu, 24 Oktober 2021 di halaman Alwava Mart salah satu unit usaha yang dikembangkan oleh BMT Kedinding Surabaya di daerah Tanah Merah Surabaya.

Tiga anggota tersebut memiliki usaha yang beragam, seperti Pak Syamsudin yang berjualan mie ayam sejak 3 tahun lalu, merasa senang dengan bantuan perijinan ini, karena merasa lebih tenang berusaha.

Ibu Indah yang berjualan es dengan merk Es Jet Sky mengaku dengan dibantunya pembuatan NIB ini menjadi acuan bagi pengembangan usahanya, karena sudah banyak yang akan bermitra atau menjadi frenchise usahanya. Berbeda dengan Pak Syamsul Anam yang memiliki toko kelontong Barokah.

“Perijinan ini benar-benar menjadi barokah buat saya, karena saya gaptek soal beginian (perijinan online)” katanya.

“Diharapkan dengan pendampingan usaha dan pemberian bantuan perijinan ini, para anggota yang sebagian besar adalah pelaku UMKM, dapat bersinergi lebih baik, mendapat akses lebih mudah dan mampu bangkit dari keterpurukan”, disampaikan General Manager BMT Kedinding Suarabaya Bapak Ichsan.

“Para pelaku UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional, sudah selayaknya BMT sebagai mitra dan sahabat seiring sejalan perjalanan usaha mereka membantu saat mereka dalam kesulitan” sambungnya.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan santunan 200 anak yatim dengan nilai santunan total 20 juta rupiah sebagai bentuk kepedulian sosial, setelah sebelumnya diawali dengan Majelis Dzikir yang dihadiri para habaib dan ulama.

Acara Hari Santri Nasional 2021 Keluarga Besar BMT Kedinding Surabaya ditutup dengan pengundian hadiah sepeda motor untuk para pelanggan Alwava Mart Surabaya.