GPMI Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Minyak Goreng

Syarief Hidayatulloh
Ketua Umum PB GPMI, Syarief Hidayatulloh.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Syarief Hidayatulloh mengeluhkan tingginya harga minyak goreng saat ini.

“GPMI merasa prihatin dan mengharapkan adanya perhatian pemerintah untuk segera menstabilkan harga,” kata Syarief kepada wartawan, Sabtu (20/11).

Bacaan Lainnya

Apalagi sejak sebulan terakhir ini, GPMI terpaksa tidak menyertakan minyak goreng di dalam paket sembako yang disalurkannya. Menurut Syarief, kondisi ini membuat masyarakat kecil khususnya penerima paket sembako susah mengakses minyak goreng.

“Peningkatan harga dirasakan sejak sebulan terakhir dan diperkirakan akan terus bertengger dengan harga dipasaran minimal sekitar 19.000 sampai 20.000,” ujarnya.

Ia memahami, bahwa peningkatan harga minyak goreng ini adalah imbas dari harga index Crued Palm Oil (CPO) dunia yang terus meningkat.

Namun persoalannya adalah, pemerintah diharapkan harus berpihak pada kepentingan masyarakat kecil agar tetap bisa mengakses minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

“GPMI mengharapkan pemerintah bekerjasama dengan asosiasi produsen CPO segera melakukan kordinasi dan antisipasi untuk menstabilkan Kembali harga minyak goreng sebagaimana mestinya dan dapat terjangkau harganya oleh masyarakat,” tandasnya.

Pos terkait