Dari Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi Hingga Meja Warung ‘Mahkamah’ Kopi Klothok

  • Whatsapp
IMG 20190623 221802

Inisiatifnews – Kesaksian saksi ahli Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf dalam sidang gugatan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) berhasil memukau publik.

Saksi ahli yang wow dan mendadak trending itu adalah Prof. Edward (Eddy) Omar Sharif Hiariej. Prof. Eddy memaparkan sejumlah hal termasuk soal pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam persidangan.

Bacaan Lainnya

Saat Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres 02, Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto meragukan keahlian Prof. Eddy di bidang hukum konstitusi, Guru Besar dan pengajar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini menceritakan dirinya yang sempat ngobrol dengan Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD.

“Saya kira perlu saya ceritakan di dalam Mahkamah Konstitusi yang mulia ini, tadi malam ketika mantan Ketua MK Prof. Mahfud mendengar saya akan sebagai ahli, beliau menelepon,” ujar Prof. Eddy mengawali ceritanya dalam persidangan.

Prof. Eddy mengaku mendapat pertanyaan dari Prof. Mahfud MD mengenai apa yang akan disampaikan dalam persidangan. “Beliau nanya, ‘apa yang akan mas terangkan’?” ucapnya. Ia lantas menjawab dirinya akan menjelaskan soal pelanggaran TSM. “Saya bilang, saya soal TSM,” katanya.

Prof. Mahfud MD lantas mengatakan bahwa hal itu sesuai dengan kapastitasnya. “Oh cocok, karena ketika saya sebagai ketua MK mengambil beberapa putusan dalam pildaka soal TSM saya mengadopsi dalam hukum pidana,” jelasnya menirukan ucapan Prof. Mahfud.

Prof. Eddy yang memang ahli hukum pidana ini pun menyimpulkan, kemampuannya di bidang ini dilegitimasi oleh tokoh sekaliber Prof. Mahfud. “Berarti dalam pengertian, beliau menganggap saya punya kapasitas untuk menjawab itu. Itu mengapa sehingga dalam pendapat hukum tadi saya merujuk pada berbagai putusan,” tandasnya.

Rupanya setelah bersaksi di sidang MK, Prof. Eddy kopdar bareng Prof. Mahfud di Yogyakarta. Hal ini diketahui dari postingan Prof. Mahfud lewat cuitan di akun Twitter-nya @mohmahfudmd hari ini, Minggu (23/06/2019).

“Yogya adalah daerah yang nyaman untuk rileks. Resto Kopi Klothok di kawasan Jl. Kaliurang adalah tempat ngobrol baik yang serius maupun yang ringan-ringan. Minggu sore ini saya ngopi di sana dengan 2 junior yang sudah jadi pesohor dalam ilmu hukum: Prof. Eddy O.S Hiariej dan Prof. Zainal Arifin “Uceng” Mochtar,” kicau Prof. Mahfud.

Dalam kicauannya, Prof. Mahfud menyertakan foto mereka bertiga tengah duduk meghadap meja warung. Nampak Prof. Mahfud dan Prof. Zainal Arifin memesan teh hangat dalam sebuah cangkir khas tempo doeloe. Cangkir besar dari seng dengan motif loreng hijau tentara. Sedangkan Prof. Eddy, memesan dua gelas es teh yang dalam foto tersebut nampak sudah habis.

Nampak juga piring kosong yang sepertinya sebelum ludes disantap ketiga professor hukum ini berisi penuh pisang goreng atau tempe goreng khas warung ini.

Postingan Prof. Mahfud ini sudah diserbu ribuan warganet. Lebih dari 7 ribu netizen menyukai postingan ini dan 1.400 lebih meretweetnya. Komentar-komentar netizen membanjiri unggahan ini. Dari mulai memuji ketiganya hingga komentar yang lucu-lucu.

Warganet pemilik akun @EddySyahputrasi1 bangga Indonesia punya professor-professor di bidang hukum yang berintegritas. “Bahagia dan bangga melihatnya, ingin sekali rasanya punya kesempatan untuk duduk dan mendengar kedua bapak ahli di bidang hukum ini. Sehat selalu pak @mohmahfudmd,” kicaunya disambut pujian @Gyoucancallme. “Orang orang keren yang super cerdas!”

Tweeps @Adhinara012 menimpali. “Sebelum bersaksi dihubungi oleh Prof. @mohmahfudmd dan sesudah bersaksi bertemu kembali. Luar biasa. Menjaga silaturahmi dan agar tetap on the track.”

Netizen dengan akun @Herlina_ogie berharap, baik Prof. Eddy maupun Prof. Mahfud dapat terus berkontribusi dan berkolaborasi dalam pembangunan di bidang hukum di Indonesia. “Wah, adem lihat fotonya. Berkolaborasi nih prof untuk selalu jaga NKRI di bidang hukum. Saatnya revolusi mental di bidang hukum diciptakan, bukan hanya slogan. Cc. Pak @jokowi,” cuitnya menautkan akun Presiden Jokowi.

Sementara yang lain memilih bergurau, seperti akun @AhmadNasyikhul. “Mohon ijin prof, salam sama Prof. Eddy itu haus banget ya sampai habis 2 gelas es teh,” guraunya disambut cuitan menggelitik akun @andreas_yan. “Rupanya melanjutkan sidang MK, Mahkamah Kopi Klothok.” (FMB)

Pos terkait