Arie Kriting: Sebar Hoaks Tanda Kita Tak Beradab

  • Whatsapp
Arie Kriting
Satriaddin Maharinga Djongki alias Ari Kriting.

Inisiatifnews – Komedian Arie Kriting mengaku merasa resah dengan kondisi bangsa saat ini, khususnya dalam konteks mudahnya penyebaran berita bohong alias hoaks.

Menurut pemilik nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki itu, penyebaran hoaks tersebut sejatinya tidak mencerminkan nilai demokrasi karena hilangnya adab bagi seseorang tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita nyebarkan hoaks itu bukti kita sudah tidak beradab,” kata Arie Kriting di Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Komedian asal Wakatobi tersebut menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik seharusnya tidak menjadikan nilai keadaban bangsa Indonesia rusak. Karena sejatinya, Arie menilai bahwa perbedaan harus didiskusikan dengan cara dan nilai-nilai yang benar dan arif.

“Boleh kita berbeda-beda pilihan tapi saat kita mendiskusikan sesuatu kita harus mengedepankan keadaban,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Prof Asep Saefudin menilai bahwa pendidikan budi pekerti perlu dihidupkan dan dikuatkan kembali.

“Soal keadaban itu sebaiknya di pendidikan kita harus ditanamkan lagi dengan budi pekerti,” tutur Asep.

Ia juga memberikan kritiknya kepada kehidupan beberapa kalangan bangsa saat ini yang tidak mengedepankan nilai keadaban meskipun unsur yang disampaikan adalah kebaikan.

“Keadaban itu dalam penyampaiannya harus dengan cara yang beradab juga,” tuturnya.

[NOE]

Pos terkait