Suhardi Alius
Kepala BNPT, Suhardi Alius.

Inisiatifnews – Kepala Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius menyampaikan bahwa ada 4 (empat) klasifikasi yang bisa dijadikan acuan seseorang itu sudah terpapar radikalisme atau tidak.

Jika keempat klasifikasi itu sudah terpenuhi, maka seseorang itu bisa dikatakan radikal.

“Sikap intoleran, anti Pancasila, anti NKRI dan menyebarkan paham-paham takviri. Masuk nggak klasifikasinya, itu aja,” kata Suhardi Alius di KPK, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Ia mengatakan bahwa 4 klasifikasi yang disampaikannya itu sudah disosialisasikan ke seluruh Indonesia. Baik dari tingkat Mahasiswa hingga para guru besar di kampus-kampus.

“Ini sudah saya sosialisasikan di seluruh Indonesia. Hampir 120 ribu Mahasiswa saya sampaikan. Di forum guru besar dan senat sudah saya sampaikan semua,” ujarnya.

Dari sosialisasi itu, Suhardi Alius berharap agar ada kewaspadaan yang tinggi agar paham radikal tidak menyebar. Apalagi disampaikannya, bahwa paham radikal tersebut tidak hanya masuk ke kalangan intelektual saja, bahkan untuk kalangan pelajar SMP dan SMA pun sudah masuk.

“Bahayanya kalau sampai anak-anak kita disusupi, karena sudah masuk. Jangankan ke perguruan tinggi, bahkan sampai sekolah menengah pertama (SMP) sampai SMA juga kena kok. Masuk itu di kegiatan-kegiatan ekstra kulikuler,” tuturnya.

space iklan