Mahfud MD: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Paling Tinggi

  • Whatsapp
IMG 20200317 WA0030
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews.com. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (DPP IKA UII) mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota IKA UII untuk bersama-sama menaati protokol kesehatan yang diumumkan pemerintah dan menjaga diri untuk membantu mengatasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

“Agar terhindar dari virus Covid-19 kita harus jalankan himbauan Pak Presiden untuk social distancing,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD yang juga Ketua Dewan Penasihat DPP IKA UII, Jumat (20/03/2020).

Bacaan Lainnya

Mahfud mengingatkan, kaidah ushul fiqh yakni darul mafasid muqaddamun ala jalbil mashalih yang berarti menghindari keburukan harus lebih diutamakan daripada meraih keuntungan.

“Aparat harus bertindak tegas terhadap mereka yang masih membuat acara perkumpulan dan melibatkan orang banyak. Salus populi, suprema lex. Keselamatan rakyat adalah hukum yang paling tinggi,” imbau Mahfud MD.

Sekretaris Jenderal DPP IKA UII, Ari Yusuf Amir memaparkan, ada lima imbauan yang dikeluarkan DPP IKA UII. Pertama, sebagai bagian dari negara, IKA UII wajib menaati semua kebijakan pemerintah terkait
dengan corona. Bila merasa kurang sehat dan mendekati gejala-gejala terpapar virus corona, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat dan ikuti arahan berikutnya dari petugas kesehatan. Mulailah untuk selalu ingat menjaga kebersihan dan kesehatan diri sesuai arahan Kemenkes.

Kedua, membatasi diri dengan melakukan social distancing. Hal ini dilakukan untuk membantu menekan jumlah penularan Covid-19. Mulai menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain, mengurangi pertemuan secara fisik, mengurangi berkunjung ke tempat berkumpulnya orang banyak. “Sebisa mungkin melakukan aktivitas kegiatan dan pekerjaan dari rumah,” jelas Ari.

Ketiga, seluruh kegiatan IKA UII yang melibatkan orang banyak harus mengalami penundaan. Baik itu acara diskusi, seminar, pelatihan, kopdar, rapat-rapat kerja, muswil, serta acara pelantikan. Ini dilakukan sampai wabah Covid-19 bisa terkendali dengan baik.

“Semua realisasi program kerja yang secara fisik menghadirkan banyak orang harus ditahan, sementara waktu. Kordinasi dilakukan secara online melalui WhatsApp grup,” tegasnya.

Keempat, Ari mengingatkan, seluruh pihak memantau informasi resmi dari pemerintah. Jangan panik berlebihan dan tetap tenang. Selain itu, lebih teliti lagi saat membaca berita atau informasi sebelum menyebarkan atau membagikan ke orang lain.

“Seluruh anggota IKA UII untuk ikhtiar dan berdoa, dzikir yang khusyu sebanyak mungkin. Hanya meminta pertolongan kepada Allah SWT dan selanjutnya kita tawakkal. Karena penyakit (virus) apapun tidak akan menyentuh kita tanpa izin dari Allah yang sesungguhnya memiliki diri kita. Jangan sampai musibah ini mengikis keyakinan kita kepada Allah SWT,” imbaunya.

Wakil Ketua MA bidang yudisial, Syarifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP IKA UII juga mengimbau untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengikuti petunjuk dari pemerintah dan berdoa serta tawakkal kepada Allah, agar dilindungi dan bisa melalui masa-masa krisis corona ini. (FMM)

Share to your social media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait