Menko Polhukam: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

  • Whatsapp
Mahfuf MD
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Prof Mohammad Mahfud MD.

Inisiatifnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang aktivitas mudik di tengah pandemi virus Korona (Covid-19). Sayangnya, masih banyak masyarakat yang diam-diam dan mencuri kesempatan untuk mudik.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, larangan mudik berlaku di semua wilayah di Indonesia. 

Bacaan Lainnya

Larangan mudik bukan hanya di daerah-daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saja.

“Pemerintah mengumumkannya umum tidak boleh mudik, tidak hanya di wilayah yang menerapkan PSBB,” ungkap Mahfud MD saat live streaming bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 BNPB, Sabtu (25/4/2020).

Namun demikian, Mahfud menyatakan, daerah yang belum menerapkan PSBB masih dapat menerima kedatangan pemudik. Akan tetapi, wajib melaksanakan protokol kesehatan dan pengawasan ketat. Para pendatang, ditetapkan sebagai orang dalam pengawasan (ODP).

“Dalam praktik, ada kebijakan tertentu.  Misalnya di luar Jawa itu, antarkecamatan dan kabupaten yang masih aman mungkin saja bisa. Tapi intinya pemerintah bisa melarang di mana pun karena itu berlaku di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Mahfud mengakui, larangan mudik yang mulai berlaku Jumat (24/4) yang lalu, di awal-awal pelaksanaannya masih ada pelanggaran.

Masyarakat yang tetap nekat mudik, kudu siap dengan risiko. Salah satunya diminta putar balik di tengah jalan oleh petugas yang berjaga di check point.

“Lihat di seluruh televisi menyiarkan orang-orang dipulangkan. Diminta putar balik lagi ke Jakarta. Pokoknya anda tidak boleh keluar Jakarta. Sebaliknya, yang masuk juga disuruh balik. Ke depan semakin ketat penegakannya oleh aparat,” tegas Mahfud. (FMM)

Pos terkait