Menko Polhukam Pantau Terus Kasus Buronan Joko Tjandra

  • Whatsapp
mahfud md
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memantau terus perkembangan kasus buronan kelas kakap, Joko S. Tjandra.

Ia bahkan akan segera memanggil empat institusi penegak hukum untuk meminta laporan tentang ini. Empat institusi yang akan dipanggil adalah Kepolisian, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementeri Dalam Negeri.

Bacaan Lainnya

Mahfud MD ingin mengetahui perkembangan upaya pengejaran terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus hak tagih Bank Bali ini.

“Dalam waktu dekat ini akan memanggil empat institusi, yaitu Kemendagri, mengenai kependudukan, kepolisian, dan Kejaksaan Agung terkait dengan penegakan hukum dan keamanan, juga Menkumham terkait dengan imigrasinya. Kita akan koordinasi,” ungkap Mahfud dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/7).

Kata Mahfud, masyarakat perlu tahu yang sebenarnya terjadi dalam penangkapan DPO Joko Tjandra sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Diketahui, Joko Tjandra menjadi buron kasus Cessie Bank Bali sejak 2009. Ia diketahui masuk ke Indonesia baru-baru ini dan sempat mendaftarkan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, Joko juga bikin KTP elektronik (e-KTP) di hari yang sama ia mengajukan PK, 08 Juni lalu.

Mahfud pun memerintahkan Jaksa Agung S.T. Burhanuddin untuk segera menangkap Joko Tjandra.

“Di dalam negara demokrasi, masyarakat harus tahu semua proses-proses yang tidak akan menyebabkan terbongkarnya rahasia sehingga seseorang bisa tambah lari. Semua proses harus terbuka dan disorot masyarakat,” tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini. (INI)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait