Kasus Joko Tjandra, Mahfud MD: Aparat yang Terlibat Diusut Secara Pidana

  • Whatsapp
IMG 20200720 WA0044
Menko Polhukam Mahfud MD saat ratas dengan sejumlah perwakilan lembaga negara di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (20/7).

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah akan mengusut dan menindak sejumlah aparat yang terlibat dalam kasus Joko Tjandra.

“Tak hanya diberikan sanksi adminstratif, tapi juga diusut secara pidana,” tegas Mahfud MD usai rapat terbatas dengan lima lembaga terkait yaitu Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan Badan Intelijen Nasional (BIN), di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (20/7).

Bacaan Lainnya

Dalam kasus perburuan Joko Tjandra, Mahfud MD meminta institusi terkait segera melakukan langkah yang lebih strategis.

“Para pejabat dan pegawai yang nyata-nyata dan nanti diketahui memberikan bantuan, ikut melakukan langkah kolutif dalam kasus Joko Tjandra ini, banyak tindak pidana yang bisa dikenakan. Misal pasal 221, 263, dan sebagainya,” terang Mahfud.

Selain itu, Mahfud juga mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Polri dalam melakukan tindakan terhadap aparat yang terbukti terlibat. Dia pun berharap, ti dakan tegas juga dilakukan di institusi lain jika tebukti melakukan pelanggaran dalam kasus Joko Tjandra.

“Kalau ada yang terlibat di situ, tindakan displin, penjatuhan sanksi disiplin, administratif segara diberlakukan lalu dilanjutkan ke pidananya. Jangan berhenti di disiplin, kalau hanya disiplin kadang dicopot dari jabatan, tiba-tiba dua tahun lagi muncul jadi pejabat, padahal melakukan tindak pidana. Oleh karena itu Polri supaya meneruskan,” ingatnya lagi.

Dalam rapat terbatas tersebut, Kementerian Luar Negeri diwakili oleh Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional (HPI), Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) diwakili Dirjen Imigrasi, Kejaksaan Agung oleh JAM Pidsus, Mabes Polri diwakili oleh Kabareskrim Polri dan Badan Intelijen Nasional (BIN) diwakili Deputi I BIN. (OCH)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait