Bambang Purwoko yang Tertembak di Papua; Dosen UGM dan Ayah Asuh Anak Papua

  • Whatsapp
20201011 145742
Anggota TGPF Intan Jaya Bambang Purwoko yang ditembak KKB di Sugapa, Papua beberapa hari lalu. Bambang dikenal konsen terhadap isu Papua sejak lama. (Instagram @bambang.purwoko)

Tim Terus Bekerja

Sebelumnya, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Benny J. Mamoto menegaskan, tim yang dibentuk oleh Menko Polhukam untuk mengungkap sejumlah peristiwa penembakan di Intan Jaya bulan September lalu, tidak gentar dengan peristiwa penembakan terhadap mereka di Mamba Bawah, Distrik Sugapa, Jumat (9/10).

Bacaan Lainnya

“Kami di TGPF sama sekali tidak gentar karena peristiwa penembakan kemarin yang menyebabkan salah satu anggota tim, pak Bambang Purwoko tertembak. Kami terus bekerja untuk menuntaskan tugas yang diberikan oleh pemerintah kepada tim ini,” tegas Benny J. Mamoto.

“Mohon doanya agar rencana-rencana selanjutnya berjalan lancar, hingga kami menyelesaikan tugas ini dengan baik” ujar Benny yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

IMG 20201010 WA0084
TGPF Intan Jaya pimpinan Benny Josua Mamoto bentukan Menko Polhukam masih tetap melanjutkan tugasnya. [foto : Istimewa]
Rompi Anti Peluru, Penjagaan Diperketat

Benny menambahkan, seluruh anggota TGPF yang bertugas di Intan Jaya diharuskan menggunakan rompi dan helm anti peluru. Tujuannya untuk memastikan agar semua anggota tim selamat dari serangan yang bisa mengancam jiwa mereka.

Selama berada di Sugapa, Intan Jaya-Papua, anggota TGPF dijaga secara ketat untuk menghindari berbagai kemungkinan yang bisa mengancam keselamatan jiwa mereka. Setelah peristiwa penembakan terhadap Bambang Purwoko dan dua anggota TNI yang mendampingi mereka hari Jumat kemarin, pengawalan terhadap anggota tim juga semakin diperketat.

Tim investigasi yang berada di Jayapura beranggotakan Makarim Wibisono dan Constan Karma bertemu tokoh Masyarakat telah bertemu Mantan Bupati Paniai, a.n. Naftali Yogim. Tokoh Papua ini yang membentuk Kabupaten Intan Jaya yang menjadi lokasi terjadinya penembakan terhadap pendeta Yeremias, warga sipil dan dua anggota TNI bulan September lalu.

Anggota tim sebagian besar adalah unsur tokoh masyarakat Papua. Selain itu, terdapat pula dari unsur Kepolisian, TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Di antaranya Constan Karma, Taha Al Hamid, dan Michael Manufandu. Ada pula mantan Dubes Indonesia di PBB Makarim Wibisono, dan Deputi 3 Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo, yang juga Wakil Ketua TGPF Intan Jaya.

Dari kalangan tokoh agama ada Pendeta Henok Bagau yang warga asli Intan Jaya, Jhony Nelson Simanjuntak dari PGI, dan Samuel Tabuni. Dari unsur kampu, rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo dan Sosiolog UGM Bambang Purwoko. Dari unsur pemerintah ada Deputi Bidang Polhukam Kantor Staf Presiden, Jaleswari Pramodhawardani. Dari LPSK ada Edwin Partogi Pasaribu, dan sejumlah tokoh kredibel lainnya. (FMM)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait