Habib Rizieq Pulang 9 November Karena Visanya Tak Diperpanjang Kerajaan Arab Saudi

  • Whatsapp
Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel
Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

Inisiatifnews.com – Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel memberikan informasi mengapa Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab harus pulang ke Indonesia pada tanggal 9 November 2020. Hal ini lantaran imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu tidak mendapatkan perpanjangan visa dari kerajaan Arab Saudi.

“MRS (Mohammad Rizieq Syihab), sesuai nama yang tertera dalam paspor bernomor B326????, visanya tidak diperpanjang oleh Pemerintah Arab Saudi dan hanya diberikan izin tinggal paling lambat sampai dengan 11 November 2020,” kata Agus Maftuh kepada wartawan, Jumat (6/11/2020).

Bacaan Lainnya

Informasi terkait dengan status masa via Habib Rizieq ini disampaikan Agus setelah pihaknya dan Kantor Imigrasi Kerajaan Arab Saudi berkomunikasi. Dia memperoleh 5 lembar dokumen keimigrasian yang berisi sejumlah informasi, termasuk soal paspor dan visa Habib Rizieq.

Agus Maftuh juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi bahwa pihak Habib Rizieq telah mendatangi kantor Deportasi Syumaisi pada tanggal 2 November 2020 lalu. Di sana pihak Rizieq mengurus berbagai berkas untuk kebutuhan administrasi. Dan karena visanya tidak diperpanjang, maka Habib Rizieq dan keluarganya hanya diberikan waktu selama 9 hari sejak kedatangannya di Kantor Deportasi Syumaisi tersebut.

“Artinya, Arab Saudi hanya memberikan waktu 9 hari sejak kedatangan MRS di Kantor Deportasi Syumaisi tanggal 2 November 2020 jam 11.00 siang dan mengurus administrasi kepulangan di lantai dua gedung yang berada di antara kota Makkah dan Jeddah tersebut,” imbuh Agus Maftuh.

Agus Maftuh menyebut visa kunjungan bisnis (ta’syirat ziyarah tijariyyah), yang faktanya bukan untuk bisnis tersebut, masa berlakunya tetap dianggap berakhir pada tanggal 20 Juli 2018 dengan masa berlaku 365 hari. Agus Maftuh kemudian menjelaskan hal-hal yang termuat dalam sistem komputer imigrasi Arab Saudi.

“Dalam sistem komputer imigrasi Arab Saudi, layar pertama sangat jelas sekali tidak ada perpanjangan visa, yang ada adalah perubahan batas akhir tinggal (intiha’ al-iqamah) sampai dengan 11 November 2020. Sedangkan batas tanggal berlakunya visa (tarikh intiha’ as-salahiyah) tetap tanggal 20 Juli 2018 (dalam dokumen tertulis, 25/09/1439 H). Tampilan layar pertama ini berisi informasi tentang pendatang (ma’lumat za’ir),” ujar Agus Maftuh.

Agus Maftuh menjelaskan soal perubahan batas akhir tinggal Habib Rizieq. Menurutnya, Habib Rizieq tengah menjalani proses deportasi.

“Perubahan batas akhir tinggal tersebut sudah biasa bagi para saudara-saudara kami para WNI yang menjalani proses tarhil atau deportasi dan bahkan biasanya dikasih jeda agak panjang yaitu satu bulan sampai dengan dua bulan. Itulah yang dikenal ‘ta’syirat al-khuruj’ (visa untuk keluar) dan MRS hanya dikasih 9 hari untuk meninggalkan Kerajaan Arab Saudi,” kata Agus Maftuh.

Agus berharap Habib Rizieq teliti dalam membaca kata per kata dokumen tersebut. Karena jika memang ada perpanjangan visa, maka tanggal masa berlaku pasti akan berubah dan jumlah hari akan berubah menjadi 1.210 hari, 3 tahun 3 bulan dengan perincian 365 hari visa bisnis tersebut, plus 845 overstay, plus 9 hari kesempatan yang diberikan untuk meninggalkan Arab Saudi. Faktanya, jelas dia, tanggal dan jumlah hari tidak berubah atau tetap di angka 365.

“Saya tegaskan dengan bahasa dan diksi santri: ‘tarikh intiha’ as-salahiyah syai’un wa intiha’ al-iqamah syai’un akhar‘ (tanggal berlakunya visa itu sesuatu, sementara batas akhir tinggal itu sesuatu yang lain),” tegasnya.

Informasi yang disampaikan Agus Maftuh ini berbeda terbalik dengan pengakuan Habib Rizieq di Makkah beberapa hari yang lalu. Di mana ia menyebut jika ia tidak berstatus overstay selama di Arab Saudi, dan visanya diperpanjang oleh kerajaan Arab Saudi.

“Setelah kemarin siang kita dapat perpanjangan visa, kita langsung menetapkan jadwal perjalanan kita. Kita menyelesaikan pembelian tiket, dan Alhamdulillah tiket saat ini sudah terbeli, sudah lunas, saya dan keluarga, paspor juga sudah di tangan. Jadi bukan hanya sekedar paspor, tiket juga. Untuk terbang pulang sudah ada,” sebut Rizieq, Rabu (4/11).

Insya Allah kalau tdk ada aral melintang semua akan berjalan dengan lancar,” tutupnya.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait