Mahfud MD Harap Aparat Amankan Kepulangan Habib Rizieq

  • Whatsapp
IMG 20201008 WA0195
Menko Polhukam Mahfud MD merespon aksi demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung kerusuhan di berbagai daerah, di Kantornya, Kamis (8/10) malam. Mendampingi Mahfud, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD menyampaikan sikap pemerintah terkait kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab ke Indonesia.

Dikatakan Mahfud, kepulangan Habib Rizieq adalah hal biasa dan harus dilindungi keselamatannya karena merupakan haknya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Bacaan Lainnya

“Terkait dengan rencana kepulangan Habib Rizieq besok hari Selasa tanggal 10, pemerintah anggap kepulangan Habib Rizieq adalah hak yang harus dilindungi karena dulu pergi kita berikan haknya untuk pergi dan sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang,” kata Mahfud MD, Senin (9/11/2020).

“Karena dia adalah Warga Negara yang haknya dilidungi. Dia punya hak hukum dan punya kewajiban hukum seperti kita semua Warga Negara yang lainnya yang sama kedudukannya di depan hukum,” imbuhnya.

Sejauh ini, pemerintah kata Mahfud masih mencatat tujuan dari kepulangan Habib Rizieq adalah untuk melakukan revolusi akhlak. Jika dilihat dari narasinya, revolusi akhlak memiliki tujuan yang baik dan harus didukung.

“Pemerintah masih mencatat Habib Rizieq pulang ke Indonesia untuk melakukan revolusi akhlak, revolusi akhlak akan timbulkan kebaikan, jadi semua harus tertib, rukun dan damai seperti apa yang dianjurkan Habib Rizieq,” ujarnya.

Jika merujuk itu pula, Mahfud menegaskan bahwa siapapun yang melakukan kerusuhan dan keributan di Indonesia, maka dia bukanlah para pengikut Habib Rizieq.

“Jadi kalau mereka yang membuat ribut dan rusuh, kita anggap bukan pengikut Habib Rizieq, kalau pengikut Habib Rizieq pasti yang baik-baik, pasti revolusi akhlak,” tandasnya.

Lebih lanjut, menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid (almarhum Gus Dur) itu berharap kepada aparat keamanan baik TNI dan Polri agar tetap meningkatkan kewaspadaan namun tidak melakukan pengamanan yang berlebihan apalagi melakukan represifitas.

“Saya berharap aparat nggak usah berlebih-lebihan, ini masalah biasa, anggap ini hal reguler. Hanya karena terjadi peningkatan eskalasi orang menyambut, iya, penjagaannya supaya ditingkatkan tapi tidak usah berlebihan, tidak boleh ada tindakan-tindakan represif,” tegasnya.

Mahfud meminta kepada seluruh aparat keamanan memastikan Habib Rizieq dan keluarganya selamat sampai kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat.

“Semua dikawal dengan baik sampai Habib Rizieq tiba di kediamannya,” tutup Mahfud. [NOE]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait