Pandemo Rumah Ibunda Mahfud Ditangkap, Kapolda Jatim: Ada Ancaman Pembunuhan

  • Whatsapp
polisi tangkap pria pamekasan yang ancam bunuh mahfud md saat geruduk rumah ibundanya 2 169
Rilis penangkapan pendemo rumah Ibunda Menko Polhukam Mahfud MD di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (5/12). (Foto: Istimewa)

Inisiatifnews.com – Pendemo rumah ibunda Mahfud MD di Pamekasan, Madura ditangkap Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Adalah Aji Dores, ditangkap karena diduga mengancam akan membunuh Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Ancaman ini dilontarkan Aji saat dirinya dan ratusan massa menggeruduk rumah ibunda Mahfud MD Selasa (1/12) lalu.

Bacaan Lainnya

“Pada tanggal 1 Desember kita ketahui bersama bahwa ada kejadian sejumlah massa selesai unjuk rasa membubarkan diri, kemudian melewati rumah di mana di rumah itu tinggal ibunda Bapak Menko Polhukam berusia 90 tahun. Kemudian kita tau bersama ada ucapan berisi ancaman terhadap diri pribadi,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta saat rilis di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (5/12).

Nico mengakui, memang ada sejumlah kalimat tak pantas yang dilontarkan massa di lokasi. Namun, hanya Aji yang melontarkan kalimat ancaman pembunuhan.

“Sehingga muncul rasa takut dan ini dilakukan beberapa orang, namun ada satu orang yang mengucap bunuh-bunuh,” terang Nico.

Dari hasil penangkapan tersebut, didapati barang bukti berupa rekaman yang berisi kalimat ancaman pembunuhan, serta pakaian yang digunakan Aji. Atas tindakannya, tersangka dijerat Pasal 160 KUHP, Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 93 juncto Pasal 9 dengan ancaman penjara enam tahun.

Dirreskrimum Polda dan Polrestabes Pamekasan telah melakukan penyelidikan dan akhirnya tersangka berhasil ditangkap.

Jika menilik video yang beredar, semestinya masih ada orang atau pihak lain yang perlu ditelusuri. Yakni tokoh yang diduga kuat menggerakkan dan yang mengancam lainnya saat aksi penggerudukan. Kabarnya, penggerudukan ini melibatkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) salah satu kabupaten, dan Wakil Ketua FPI salah satu kecamatan.

Sekadar mengingatkan, rumah ibunda Mahfud MD di Kelurahan Bugih, Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur, digeruduk ratusan orang Selasa (1/12). Di depan rumah ibunda Mahfud, massa sempat berteriak-teriak dan menggedor pagar rumah, sebelum akhirnya dihalau polisi.

Sebelum mengepung rumah orangtua Mahfud, massa mendatangi Mapolres Pamekasan. Dalam orasinya, mereka meminta agar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tidak dijadikan tersangka.

Dalam video singkat yang beredar, nampak massa didominasi laki-laki yang memakai baju koko, sarung, serta kopiah dan sorban. “Mahfud, Mahfud, keluar Mahfud,” teriak sejumlah massa di depan rumah ibunda Mahfud.

Berdasar informasi dari keluarga, ibunda Mahfud terkaget-kaget rumahnya digeruduk ratusan orang. Apalagi, ibunda Mahfud sudah berusia 90 tahun. Saat rumahnya digeruduk, ia hanya ditemani oleh satu orang kakak kandungnya dan seorang perawat. Warga sekitar rumah Mahfud juga kaget melihat massa berbondong-bondong menggunakan truk datang ke tempat mereka. (INI)

Pos terkait