Wapres Bantah Tegur Keras Gubernur Khofifah

  • Whatsapp
Masduki Baidlowi
KH Masduki Baidlowi.

Inisiatifnews.com – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin dihadap-hadapkan oleh sejumlah pihak dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indah Parawansa.

Keduanya dibenturkan secara personal setelah agenda Koordinasi virtual Wakil Presiden dengan Gubernur, Bupati, Walikota dan Satgas Covid-19 se-Jatim, Rabu (21/7) lalu.

Bacaan Lainnya

Wapres disebut menegur keras secara tertulis Gubernur Khofifah terkait penanganan Covid-19.

“Padahal, kenyataannya tidak demikian. Tidak ada teguran khusus dari Wapres kepada Gubernur Jatim, semuanya berlangsung baik-baik saja. Apalagi teguran keras, tidak ada,” kata Juru Bicara Wapres KH Masduki Baidlowi, Selasa (27/7/2021).

Cak Duki, sapaan Masduki Baidlowi menyebut, rapat koordinasi yang dilakukan Kiai Ma’ruf dengan sejumlah Gubernur pada dasarnya untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19. Bahkan, lanjutnya, banyak apresiasi yang diberikan Kiai Ma’ruf itu kepada Gubernur Jatim.

Diterangkan Cak Duki, Wapres secara intensif berkoordinasi penanganan Covid-19 dengan beberapa gubernur, mulai dari Banten, Jatim, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Penting dipahami, bahwa di setiap provinsi, mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menyampaikan monitor dan evaluasi atas beberapa aspek yang perlu diperbaiki, dipacu, dikoordinasikan, dan diintensifkan.

Terutama terkait empat hal yakni penerapan PPKM Darurat, testing, tracing, dan treatment (3T), vaksinasi, danĀ  distribusi Bansos. Termasuk penyerapan anggaran dan koordinasi antar gubernur, bupati/walikota, dan TNI/Polri, serta pemerintah pusat.

Dengan demikian, tegas Cak Duki, bukan hanya Jatim yang disorot oleh Wapres, tapi semua provinsi. Tiap provinsi ada problematikanya sendiri-sendiri yang mendapat catatan dari Wapres. Atas evaluasi Wapres, para gubernur telah mengklarifikasi dan progress penanganan terkininya di lapangan.

“Terhadap kemajuan itu, Wapres memberi apresiasi, misalnya atas tingginya vaksinasi di Mojokerto, Jawa Timur,” ungkap Cak Duki memberi contoh.

Atas keluhan dan kekurangan fasilitas dan daya dukung di daerah, Wapres juga langsung mengkoordinasikan dengan para menteri dan pejabat terkait untuk memberi dukungan, seperti Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Kepala BNPB.

“Misalnya terkait ketersediaan vaksin, pemenuhan kebutuhan oksigen, dan sebagainya. Penting dicatat, Wapres bukan hanya melakukan sorotan kritis, tapi juga memberi apresiasi dan motivasi pada capaian kemajuan di daerah,” tandas Cak Duki. (INI)

Pos terkait