Jelang Natal, Mahfud MD Cek Keamanan Katedral Dan GBIP Immanuel

IMG 20211224 WA0041
Menko Polhukam Mahfud MD saat kunjungan ke Gereja Katedral dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel di Jakarta, Jumat (24/12/21). 

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan pesan penting jelang perayaan Natal, yaitu hari raya keagamaan pada dasarnya membawa pesan perdamaian, saling menghargai dan menghormati.

“Momentum Natal ini menegaskan kembali kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilindungi konstitusi berdasarkan ideologi Pancasila. Kita hidup di dalam kebersatuan, di dalam keberagaman dan itu artinya perdamaian saling menolong, saling membantu,” ujar Menko Polhukam selepas kunjungan ke Gereja Katedral dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel di Jakarta, Jumat (24/12/21).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan ini Menko Mahfud didampingi Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri Irjen Pol Anang Revandoko dan jajaran Deputi Kemenko Polhukam. Di Gereja Katedral Menko diterima langsung oleh Ketua Komisi Wali Gereja Indonesia (KWI) yang juga sebagai Uskup Agung Jakarta Romo Kardinal Mgr. Ignatius Suharyo, dan di GPIB Immanuel diterima oleh Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom dan Sekretaris PGI, Pendeta Jack Manuputy.

Menurutnya, agama apapun kalau dilaksanakan ajarannya dengan baik, akan menimbulkan kebaikan. Karena agama itu lahir untuk kebaikan manusia.

“Menyebarkan kebaikan, karena inti dari agama adalah kebaikan itu, serta berbuah toleransi yang ditingkatkan dalam akseptasi dalam aksi,c tegas Mahfud.

Kedatangan Mahfud juga untuk memastikan persiapan peribadatan perayaan Natal berjalan lancar.

“Saya ingin melihat tentang persiapan, apakah ada gangguan-gangguan atau hambatan-hambatan untuk melaksanalan peribadatan, Alhamdullilah semuanya sampai saat ini berjalan baik,” ujar eks Menhan era Presiden Gus Dur ini.

Ia menekankan, bahwa di dalam kehidupan bangsa, bukan hanya toleransi yang perlu dibangun, tetapi juga akseptasi atau penerimaan. Penerimaan tersebut bukan hanya memaklumi tentang perbedaan, tetapi menerima untuk saling bekerja sama demi kemajuan bersama.

“Itu adalah pesan semua agama, agama apa pun itu pesannya. Selamat hari Natal kepada kaum Nasrani yang merayakannya, mulai malam ini sampai besok,” ucap Mahfud MD. (INI)

Pos terkait