Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tak Kriminalisasi Ulama, Tapi Hukum Pelaku Kriminal

  • Whatsapp
mahfudmd
Prof Mohammad Mahfud MD.

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof Mohammad Mahfud MD menyatakan bahwa tidak betul jika pemerintah dianggap memusuhi umat Islam.

Hal ini disampaikan Mahfud untuk menjawab pertanyaan Ade Armando dalam wawancata di channel CokroTV, tentang banyaknya tudingan bahwa pemerintah Indonesia tengah memerangi umat Islam dengan bukti adanya para tokoh umat Islam dipidana.

Bacaan Lainnya

“Kelompok Islam mana yang disikapi represif, nyatanya di pemerintah ini kebijakan-kebijakannya Islami juga,” kata Mahfud, Kamis (5/11/2020).

Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur itu menyebut bahwa ada beberapa orang yang kebetulan memiliki background tokoh agama dan ditindak secara hukum bukan karena latar belakangnya, melainkan karena pelanggaran hukum yang dilakukan dengan bukti-bukti permulaan yang sudah dianggap kuat.

“Bahwa kemudian ada tindakan-tindakan hukum terhadap orang-orang tertentu bukan karena (latar belakang) kelompok islam, tidak ada hubungannya. Tetapi karena tindakan-tindakan yang secara nyata dianggap melangga hukum, ada bukti-bukti awal pelanggaran hukum itu,” jelasnya.

Mahfud pun membandingkan penindakan semacam itu dengan era orde baru (Orba). Jika di era Orba, para oposisi yang nyata menyatakan sikap bertentangan dengan pemerintah maka akan langsung ditindak secara hukum tanpa memperdulikan bukti-bukti pelanggarannya.

“Beda rasanya, kalau jaman Orba setiap pimpinan oposisi itu direpresi dan ditekan, tokoh-tokoh demonstran direpresi,” ujar Mahfud.

“Kalau sekarang tokoh-tokoh demonstrannya kan tidak (ditangkap), kecuali kalau ada indikasi dan bisa ditunjukkan kepada masyarakat bahwa ini lho ada indikasi pelanggaran hukum, kerusuhan dan sebagainya. Kalau itu yang Anda maksud, maka saya bisa jelaskan seperti itu,” imbuhnya. [NOE]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait