TNI Tertibkan Baliho Ilegal Habib Rizieq, Sudah Sesuai Aturan

  • Whatsapp
tni copot baliho habib rizieq
Aparat TNI tengah melakukan penertiban baliho ilegal milik FPI. [foto : istimewa]

Inisiatifnews.com – Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai bahwa langkah Pangdam Jaya untuk memerintahkan jajarannya melakukan penertiban terhadap baliho-baliho ilegal yang menampilkan wajah imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab sudah sesuai dengan aturan.

“Tugas TNI selain perang diantaranya; membantu tugas pemerintah Daerah, membantu tugas Kepolisian menegakkan Kamtibmas,” kata Ferdinand, Jumat (20/11/2020).

Bacaan Lainnya

Aturan itu tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Atas dasar UU 34/2004 maka TNI membersihkan Jakarta dan wilayah lain dari baliho tak berijin adalah sah, terlebih merupakan kepentingan Nasional merawat persatuan,” ujarnya.

Pandangan Ferdinand ini juga diamini oleh eks juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek “Uki” Prayudi. Keterangan tentang kewenangan TNI membantu Kepolisian dalam rangka melakukan upaya menjaga keamanan dan ketertiban tertuang di dalam Pasal 7 ayat 2 butir 10.

“Pasal 7 ayat 2 UU Nomor 34/2004 memang menyatakan itu, terutama butir 10,” kata Uki.

Di dalam butir 10 itu, dijelaskan bahwa tugas pokok TNI dalam melakukan operasi militer selain perang adalah membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang.

Dan kepada mereka yang tak terima dengan sikap Pangdam Jaya tersebut, Uki menyarankan agar menanyakan langsung kepada Kepolisian, apakah dalam menjalankan tugasnya melakukan pencopotan baliho Habib Rizieq, TNI sedang membantu kepolisian atau tidak.

“Untuk yang tidak terima dengan aksi tegas TNI terhadap Rizieq, sebaiknya tanyakan kepada POLRI, apakah betul TNI dalam hal ini membantu POLRI dan bagaimana mekanisme perbantuannya,” ujarnya.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait