Pakai Rompi Oranye KPK, Edhy Prabowo Minta Maaf

  • Whatsapp
IMG 20201126 032350
KPK tengah melakukan siaran pers hasil penangkapan terhadap Edhy Prabowo cs.

Inisiatifnews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo resmi menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana gratifikasi terkait dengan perijinan tambang, usaha atau pengelolaan perikanan atau aktivitas perairan dan sejenisnya tahun 2020 di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Di hadapan awak media, Edhy Prabowo menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pihak yang merasa telah terkhianati atas kasus yang tengah menimpanya itu.

Bacaan Lainnya

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kelautan dan perikanan yang mungkin banyak yang terkhianati, seolah-olah saya pencitraan di depan publik, tidak, murni semangat, ini adalah kecelakaan yang terjadi,” kata Edhy saat mengenakan rompi oranye tahanan KPK di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020) dini hari.

Petinggi Partai Gerindra itu menyatakan siap bertanggungjawab terhadap seluruh tindakan yang telah ia lakukan sehingga membuatnya menjadi peserta hotel prodeo lembaga antirasuah Indonesia itu.

“Dan saya bertanggungjawab dan saya tidak lari dan saya akan beberkan apa yang menjadi kerjaan yag saya lakukan. Jadi ini tanggung jawab penuh saya,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyampaikan dalam konferensi persnya hari ini, bahwa timnya telah melakukan operasi tangkap tangan.

“Kegiatan tangkap tangan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait dengan perijinan tambang, usaha atau pengelolaan perikanan atau aktivitas perairan dan sejenisnya tahun 2020,” kata Nawawi mengawali konferensi persnya di gedung KPK hari ini.

Dalam agenda operasi tangkap tangan tersebut, setidaknya ada 17 orang yang berhasil diamankan oleh tim penyidik KPK selama satu hari ini.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini KPK telah mengamankan 17 orang pada hari Rabu 25 November 2020 sejak pukul 00.01 WIB di beberapa tempat, yaitu di Bandar Udara Soekarno Hatta, Depok, Tangerang Selatan dan Bekasi Jawa Barat,” jelasnya.

Kemudian, KPK telah mengamankan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersama dengan istrinya yakni Iis Rosita Dewi dan beberapa jajaran pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dan ada juga pihak-pihak dari pengusaha yang ikut terjaring dalam kegiatan penangkapan tersebut. [NOE]

Pos terkait