Batal Hadiri Pemeriksaan Polisi, Habib Rizieq Istirahat, Habib Hanif Lagi Sibuk Ceramah

  • Whatsapp
IMG 20201119 185829
Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab bersama Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas.

Inisiatifnews.com – Hari ini tim kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab dan Habib Hanif Alatas mendatangi tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Kehadirian mereka untuk memberikan penjelasan kepada kepolisian mengapa para klien mereka hari ini tidak bisa memenuhi panggilan polisi.

Salah satu tim kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar, mengatakan, bahwa pihaknya telah menemui penyidik Polda Metro Jaya dan menyampaikan ketidakhadiran kliennya itu. Dan ia membantah jika kliennya itu mangkir dari agenda pemeriksaan.

Bacaan Lainnya

“Kami menjelaskan Habib Rizieq Shihab dalam hal ini tidak dapat memenuhi panggilan pihak kepolisian. Ini bukan mangkir, beliau tidak mangkir, beliau hadir diwakili tim kuasa hukum dari Habib Rizieq Shihab,” ucap Aziz di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/12/2020).

Aziz menjelaskan, Rizieq tidak dapat hadir lantaran tengah memulihkan kesehatannya. Pasalnya, dia menyebut kliennya itu baru saja keluar dari Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Alasanya tidak dapat memenuhi panggilan polisi dengan alasan sedang istirahat terkait beliau baru saja keluar dari Rumah Sakit Ummi Bogor, artinya dalam masa pemulihan,” katanya.

Semntara itu, Kuasa Hukum Hanif Alatas, Muhammad Kamil Pasha mengatakan, surat ketidakhadiran kliennya telah disampaikan kepada penyidik. Alasannya, Hanif saat ini sedang ada kegiatan ceramah yang tidak bisa ditinggalkan.

“Karena Habib Hanif sudah ada jadwal saat dipanggil itu. Harusnya surat panggilan itu berdasarkan KUHAP H-3 ya paling tidak. Tapi ini dipanggil H-2 hari Minggu untuk ditentukan hari ini,” ujar Kamil menambahkan.

Selain itu, Kamil menilai pemanggilan kliennya tidak pas dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini. Sebab, dia merasa tidak memiliki kapasitas apapun untuk menjawab pertanyaan penyidik. Kamil menjelaskan, terkait kehadiran Hanif di acara Maulid Nabi di Tebet hanya sebatas undangan dari panitia. Sedangkan acara pernikahan di Petamburan dia hanya menghadiri acara pernikahan adiknya.

“Dari segi materi Habib Hanif dirasa kurang tepat menjadi saksi, karena apa? Saksi itu kan harus mengetahui ya, melihat, mengetahui perkara. Sedangkan Habib Hanif ini kurang mengerti ya mengenai perihal apa yang bersangkutan dipanggil gitu kan. Kalau dikatakan ada Pasal 160 menghasut, menghasut yang mana beliau tidak tahu,” jelasnya.

Sementara terkait dengan kerumunan acara pernikahan adik iparnya di Petamburan, Kamil menyebut bahwa kliennya hanya sebatas menghadiri saja karena merupakan bagian dari keluarga besar tuan rumah.

“Nah, kalau yang dimaksud di Petamburan ya Habib Hanif tahunya hanya pernikahan saja di situ, beliau sebagai pihak keluarga kan mau tidak mau juga harus hadir di situ,” sambungnya. [RED]

Pos terkait