Presiden Jokowi Ogah Lindungi Menteri Korup

  • Whatsapp
Jokowi
Presiden Joko Widodo.

Inisiatifnews.com – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya tetap berada di dalam sikap awal, tak ingin ada menteri di Kabinet Indonesia Maju yang melakukan tindak pidana korupsi.

Hal ini pernah disampaikan Presiden Jokowi saat mengumumkan nama-nama jajaran kabinet usai pelantikan tahun 2019 lalu di Istana Negara Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Semenjak dari awal, saya mengingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju: jangan korupsi!,” kata Presiden, Minggu (6/12/2020).

Maka dari itu, penangkapan dan penetapan tersangka kasus korupsi yang melanda kedua menterinya saat ini tak akan mendapatkan pembelaan apapun dari pemerintah.

Bahkan ia menyatakan apapun proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemerintah akan mendukung dan menghormatinya.

“Karena itulah, terkait penetapan Menteri Sosial sebagai tersangka oleh KPK, saya menghormati proses hukum yang tengah berjalan,” ujarnya.

“Saya tidak akan melindungi siapapun yang terlibat korupsi,” tegas Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Republik Indonesia itu menyatakan, bahwa seharusnya para pejabat negara itu betul-betul mengupayakan untuk menutup celah terjadinya tindakan penyelewengan dana negara.

“Seorang pejabat negara seharusnya menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi baik untuk APBN maupun APBD,” tandasnya.

Terakhir, mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun menyatakan kembali bahwa pemerintah akan mendukung langkah apapun yang dilakukan KPK dalam upaya penegakan hukum.

Dan Presiden Jokowi telah menaruh kepercayaan kepada lembaga antirasuah itu untuk bekerja secara profesional dan transparan.

“Pemerintah akan terus konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi ini. Saya percaya KPK bekerja secara transparan, terbuka, dan profesional,” tutupnya. [NOE]

Pos terkait