Komnas HAM Bentuk Tim Khusus Dalami Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI

  • Whatsapp
IMG 09052019 232639
Gedung Komnas HAM di Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat.

Inisiatifnews.com – Komisioner Komnas HAM, Mochammad Choirul Anam menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini tengah mendalami informasi seputar kasus penembakan terhadap 6 orang pendukung pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Tol Cikampek.

Bahkan untuk memperlancar proses pendalaman ini, Komnas HAM sampai membuat tim pemantauan dan penyelidikan kasus.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, tim sedang mendalami informasi untuk memperdalam berbagai informasi yang beredar di publik,” kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Anam mengatakan, tim tersebut sedang mendalami informasi dan mengumpulkan fakta-fakta dari pihak langsung, termasuk menggali keterangan dari FPI.

Untuk memperkuat pengungkapan peristiwa yang terjadi, Anam berharap semua pihak mau bekerja sama dan terbuka. Sehingga proses pengungkapan fakta bisa terbuka secara terang benderang.

“Harapan ini juga kami sampaikan kepada pihak kepolisian. Proses awal ini telah diperoleh beberapa keterangan secara langsung dan sedang dilakukan pendalaman,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa tim penyidik dari Kepolisian Daerah Metro Jaya tengah menjalankan tugasnya, namun berdasarkan klaim dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadli Imran, timnya justru mendapatkan serangan dari para laskar FPI dengan senjata tajam dan senjata api.

Karena merasa nyawa para tim penyidik terancam, sehingga aparat pun melakukan tindakan tegas terkur, akibatnya 6 orang pendukung Habib Rizieq Shihab dikabarkan tewas di Tol Cikampek Kilometer 50.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas terukur. Sehingga terhadap kelompok MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang,” kata Irjen Pol Fadli.

Sementara 4 orang sisanya dikabarkan melarikan diri. []


Pos terkait