Dua Terdakwa Koruptor Bank NTT Cabang Surabaya Divonis Penjara

  • Whatsapp
IMG 20201211 114003
Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulianto.

Inisiatifnews.com – Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus tindak pidana korupsi Bank NTT Cabang Surabaya pada tahun 2018 lalu.

Mereka antara lain Loe Mei Lin dengan pidana pokok selama 8 tahun dan 6 bulan penjara. Kemudian denda Rp 400 juta subsidair 3 bulan.

Selain itu, Loe Mei Lin juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 2 miliyar dan Rp 800 juta lebih subsidair 3 tahun.

Sementara itu, terdakwa kedua adalah Willyan Kodrata yang dipidana Rp 8 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 400.000.000 subsidair 3 bulan kurungan.

Dan Willyan juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 3.402.096.325 subsidair 3 tahun penjara.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) Yulianto bahwa proses penangkapan kedua pelaku ini cukup sulit. Karena mereka selalu berpindah-pindah lokasi, begitu juga dengan istri para pelaku yang sering mengenakan hijab, padahal non-muslim.

“Penangkapan terhadap para tersangka saat penyidikan mengalami dinamika yang rumit, karena tersangka berpindah pindah tempat dan istrinya memakai jilbab selama dalam pelarian padahal yang bersangkutan beragama Kristen,” kata Yulianto kepada wartawan, Kamis (10/12/2020).

Dua tersangka itu diringkus tim intelijen Kejaksaan Agung, tim penyidik Kejaksaan Tinggi NTT, dan tim intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di sebuah villa Puncak Trawas, Kelurahan Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu (4/7) lalu.

Mereka melakukan tindak pidana korupsi yang membuat kerugian keuangan negara hingga Rp 128 Miliar. []