Besok, Advokat FPI Serahkan Bukti ke Komnas HAM

  • Whatsapp
Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar hadir di Mapolda Metro Jaya pada hari Sabtu 12 Desember 2020. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Tim advokat dari Bantuan Hukum Front DPP Front Pembela Islam (BHF DPP FPI) berencana mendatangi kantor Komnas HAM di Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat terkait dengan kasus meninggalnya 6 laskar FPI di KM50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek awal bulan lalu.

Menurut salah satu tim kuasa hukum korban, Aziz Yanuar menyampaikan, bahwa kehadirannya besok adalah untuk memberikan berbagai bukti-bukti yang mereka miliki dalam peristiwa berdarah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami dari BHF DPP FPI rencananya bersama dengan para perwakilan keluarga para Syuhada dan beberapa tokoh nasional akan mendatangi Komnas HAM RI guna memberikan bukti dan penjelasan versi kami,” kata Aziz dalam keterangannya kepada Inisiatifnews.com, Minggu (20/12/2020) malam.

Agenda kedatangan mereka akan berlangsung pada pagi hari besok.

“Pada hari Senin, 21 Desember 2020 pukul 09.30 WIB di Kantor Komnas HAM RI Jakarta,” jelasnya.

Aziz juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal investigasi kasus meninggalnya 6 laskar pengawal Habib Rizieq tersebut sampai tuntas dan transparan.

“Kami bersama para keluarga 6 Syuhada, para tokoh nasional dan para pecinta dan pendamba tegaknya keadilan dan kebenaran siap selalu mendukung dan mengawal Komnas HAM RI untuk menegakan kebenaran dan keadilan serta mengungkap tuntas dan jelas dugaan kekejian dan pelanggaran HAM berat terhadap 6 Syuhada tersebut,” ujarnya.

20201220 223806
Rekonstruksi kasus meninggalnya 6 laskar FPI di Tol Jakarta – Cikampek oleh Bareskrim Mabes Polri pada hari Senin 14 Desember 2020.

Perlu diketahui, bahwa kasus meninggalnya 6 laskar FPI pada hari Senin 7 Desember 2020 dini hari lalu saat ini tengah ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. Bahkan tim penyidik dari Kepolisian itu sudah melakukan rekonstruksi kejadian di Rest Area KM50 dengan memerankan 58 adegan.

Dalam reka ulang kejadian yang digelar pada hari Senin 14 Desember 2020 lalu, Polisi juga melibatkan setidaknya 28 orang saksi.

Tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi pertama berada di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang International, Karawang Barat, dengan sembilan adegan yang diperagakan.

Lokasi kedua ada 4 adegan yakni selepas bundaran Jalan Karawang International hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek.

Lokasi ketiga berada di Rest Area KM 50 dengan 31 adegan.

TKP keempat di Tol Jakarta-Cikampek setelah Rest Area KM 50 hingga KM 51 200 dengan 14 adegan.

Taufan Damanik
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. [foto : Inisiatifnews]

Namun dalam acara rekonstruksi tersebut, Komnas HAM menolak terlibat dan menyatakan ingin memilih jalannya sendiri dalam upaya pengungkapan fakta-fakta kejadian.

Hal ini seperti yang diutarakan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. Ia menilai bahwa pihaknya mengumpulkan data sendiri atas peristiwa tewasnya enam laskar pengawal Habib Rizieq Shihab (HRS) karena ditembak oleh Polisi.

“Tidak ada masalah tidak mengikuti rekonstruksi. Kami toh mengumpulkan data sendiri, juga akan meng-crosscheck data yang Polisi,” ujar Ahmad Taufan kepada wartawan, Selasa (15/12).

Taufan pun menyebut bahwa hasil investigasi Komnas HAM sama atau tidak dengan penyelidikan Polri bukanlah ditentukan dengan ikut atau tidak dalam rekonstruksi yang diselenggarakan pada Senin dini hari (14/12).

“Kami fokus saja dengan proses kerja kami,” pungkasnya.

Pos terkait