Ketum PA 212 Diperiksa Polisi soal Aksi 1812

  • Whatsapp
IMG 20210104 WA0036
Ketua Umum Dewan Tanfidzi DPP PA 212 Slamet Maarif bersama kuasa hukumnya, Achmad Michdan saat berada di Mapolda Metro Jaya, pada hari Senin 4 Januari 2021.

Inisiatifnews.com – Ketua Umum Dewan Tanfidzi Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif hari ini memenuhi undangan polisi untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam insiden kerumunan massa aksi 1812 di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat.

Kepada awak media, Slamet mengatakan, bahwa dalam aksi tersebut, dirinya belum sampai terlibat aktif, karena sebelum ia sampai lokasi, aksi sudah dibubarkan oleh aparat.

Bacaan Lainnya

“Waktu aksi 1812, saya belum sampai lokasi, saya dengar sudah selesai dan sudah dibubarkan akhirnya saya balik arah,” kata Slamet di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021).

Saat ia mengetahui aksi tersebut dibubarkan, ia bahkan sampai membuat seruan agar massa aksi mengurungkan niatnya dan kembali ke rumah masing-masing saja.

“Bahkan saya himbau untuk membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Mantan juru bicara FPI itu menyebut bahwa kehadiran dirinya ini adalah panggilan kedua. Karena sebelumnya, ia tidak hadir karena ada agenda lain.

“Ini panggilan kedua, karena panggilan pertama saya tidak dapat hadir sebab ada acara yang sudah teragendakan di luar kota. Panggilan pertama pada Selasa kemarin, tanggal 29 Desember,” jelasnya.

Ia menyebut, agenda pemeriksaan tersebut tak banyak yang perlu disampaikan, karena ia hanya diminta keterangannya sebagai saksi saja.

“Biasa aja, karena hanya dimintai keterangan sebagai saksi. Kita juga belum tahu saksi untuk siapa dan apa yang akan ditanyakan nanti,” terangnya.

Slamet Maarif sampai di gedung Reskrimum Polda Metro Jaya sekira pukul 10.30 WIB. Ia ditemani kuasa hukumnya, yakni Achmad Michdan. [NOE]


Pos terkait