Ini Rekomendasi Komnas HAM soal Kasus FPI vs Polisi di Karawang

  • Whatsapp
anam komnas ham
Anggota Komnas HAM, M. Choirul Anam.

Inisiatifnews.com – Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Mohammad Choirul Anam menyampaikan 4 (empat) poin rekomendasi berdasarkan hasil temuan tentang kasus tewasnya 6 laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) di KM50 Jalan Tol Jakarta 0 Cikampek.

Salah satu rekomendasinya adalah meminta aparat penegak hukum memproses kasus tewasnya 4 laskar khusus FPI yang diduga kuat merupakan bagian dari pelanggaran HAM.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa tewasnya 4 (empat) orang Laskar FPI merupakan kategori dari pelanggaran HAM. Oleh karenanya, Komnas HAM merekomendasikan kasus ini harus dilanjutkan ke penegakan hukum dengan mekanisme pengadilan Pidana guna mendapatkan kebenaran materiil lebih
lengkap dan menegakkan keadilan,” kata Anam dalam konferensi pers, Jumat (8/1/2021).

Kemudian, Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM juga meminta agar identitas orang-orang yang ada di dalam dua kendaraan merk Avanza agar ditelusuri dan diproses hukum dengan transparan dan akuntabel. Karena berdasarkan temuan keterangan dari Polri, bahwa kendaraan tersebut bukan milik anggota.

“Mendalami dan melakukan penegakan hukum terhadap orang-orang yang terdapat dalam dua mobil avansa hitam B 1739 PWQ dan avansa silver B 1278 KJD,” tegasnya.

Selain itu, Choirul Anam juga meminta kepada parat penegak hukum agar melakukan penyelidikan terhadap kepemilikan senjata api yang diketahui digunakan oleh laskar FPI dalam agenda pengawalanan rombongan Habib Rizieq Shihab tersebut.

“Mengusut lebih lanjut kepemilikan senjata api yang diduga digunakan oleh Laskar FPI,” tuntutnya.

Dan terakhir, terhadap upaya pengungkapan fakta-fakta lanjuta, termasuk langkah hukum yang ditempuh, Komnas HAM meminta agar Polri melakukannya dengan cara yang se-transparan mungkin.

“Meminta proses penegakan hukum, akuntabel, objektif dan transparan sesuai dengan standar Hak Asasi Manusia,” tandasnya.

Selanjutnya, Anam juga mengatakan bahwa hasil temuan yang dicapai oleh timnya akan segera diserahkan kepada Presiden dan Menko Polhukam agar dapat diteruskan.

“Laporan Penyelidikan ini akan disampaikan kepada Presiden dan Menkopolhukam,” terang Anam.

“Komnas HAM RI berharap pengungkapan peristiwa kematian 6 (enam) Laskar FPI secara transparan, proses keadilan yang profesional dan kredibel,” tutupnya. [NOE]


Pos terkait