Gelar Aksi di KPK, Dua Hakim Cantik Suntik Mati Juliari Batubara

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2021 01 20 at 14.41.32
Aksi unjuk rasa tuntut hukuman mati terhadap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Inisiatifnews.com – Sejumlah massa aksi yang mengarasnamakan diri Gerakan Indonesia Beres (GIB) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam aksinya, mereka menyikapi tentang kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh politisi PDI Perjuangan, Juliari Peter Batubara.

“Perbuatan tersangka Juliari telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi COVID-19,” kata koordinator lapangan GIB, Bambang Isti Nugroho, Rabu (20/1/2021).

Bacaan Lainnya

Kasus Juliari tersebut adalah melakukan korupsi bantuan sosial (Bansos) COVID-19. Menurut Bambang, apa yang dilakukan eks Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju tersebut tidak hanya mendegradasi kepercayaan rakyat terhadap pemerintah, melainkan juga menciderai hak-hak rakyat yang seharusnya mendapatkan bantuan sosial dengan nilai yang sudah ditetapkan.

“Bantuan sosial COVID-19 yang menjadi hak rakyat dan sangat berarti untuk meringankan kehidupan rakyat justru dikorupsi oleh Menteri Sosial Juliari dan kroninya,” ujarnya.

Ia pun meminta agar kasus tersebut dapat dituntaskan oleh KPK. Sekaligus menyeret orang-orang yang terlibat di dalam skandal proyek haram tersebut.

Kemudian, Bambang juga menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh anak buah Megawati Soekarnoputri itu sama sekali tidak mencerminkan nila-nilai mulia Pancasila.

“Perbuatan korupsi Juliari sebagai eks Menteri Sosial itu sangat menyakiti rakyat miskin, sangat biadab dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Di sisi lain, ia pun meminta agar negara melalui instrumen hukumnya mengganjar Juliari dan teman-temannya untuk dihukum mati. Karena hukuman tersebut juga menjadi semangat pimpinan KPK dan pemerintah terhadap mereka yang berani melakukan tindak pidana korupsi terhadap program bantuan sosial COVID-19.

“Terkait hukuman mati kepada koruptor, MenkumHAM Yasonna telah menyampaikan kepada publik tanggal 19 Desember 2019 bahwa hukuman mati bagi terpidana korupsi dalam kondisi bencana alam dan non alam juga saat krisis moneter, sudah tercantum dalam undang-undang tipikor,” tandasnya.

“Bahkan setelah penangkapan Juliari, Ketua KPK Pak Firli Bahuri juga meminta pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi COVID-19 dituntut dengan hukuman mati,” sambungnya.

suntik vaksin juliari

Di dalam aksinya, Bambang dan rekan-rekannya juga melakukan aksi treatrikal. Salah satu adegan treatrikal tersebut adalah melakukan suntik mati terhadap orang-orangan berbentuk Juliari Batubara. Aksi suntik mati tersebut diperankan oleh dua wanita cantik yang memakai seragam hakim sebagai simbol dari tuntutan mereka.

WhatsApp Image 2021 01 20 at 14.41.41

[]


Pos terkait