BEM SI Harap Listyo Jalankan UU Polri dengan Baik

  • Whatsapp
IMG 20201125 WA0055
Koordinator pusat BEM SI, Remy Hastian.

Inisiatifnews.com – Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Remy Hastian Putra Muhammad Puhi mengharapkan agar Listyo Sigit Prabowo dalam memimpin Polri bisa benar-benar menghadirkan kredibilitas bagi korps Bhayangkara.

“Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia menyatakan sikap kepada Institusi Polri serta Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri terpilih, yaitu menjaga kredibilitas Polri sebagi Instansi penegak hukum,” kata Remy, Sabtu (23/1/2021).

Bacaan Lainnya

Sejauh ini menurut Remy, Polri masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar dalam menjalankan tugas-tugasnya. Yakni, pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia sampai saat ini belum menjadi menjadi fokus utama institusi Polri. Beberapa diantaranya yang disebut Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu adalah kasus pembantaian satu keluarga di Sigi yang hingga saat ini masih belum tuntas. Ditambah lagi kasus penembakan 6 laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik.

Padahal menurutnya, di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, di pasal 4 menyebutkan bahwa tujuan kepolisian untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Kemudian di pasal 5 menyebutkan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikaan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.

Oleh karena itu, ia juga meminta agar Polri di bawah kepemimpinan Listyo nantinya bisa menghadirkan harapan besar itu, yakni penegakan supremasi hukum dan penuntasan pelanggaran HAM.

“Mengusut tuntas dan menindak tegas kasus pelanggaran HAM dan menegakkan supremasi hukum dengan se adil-adilnya,” harapnya.

Di sisi lain, Remy juga meminta agar Polri di tangan Listyo bisa menjamin hak-hak demokrasi masyarakat, khususnya dalam konteks agenda penyampaian aspirasi. Sekaligus meminta agar korps Bhayangkara itu kembali memperkuat marwahnya di hadapan masyarakat.

“Menjamin terbukanya ruang aspirasi publik untuk berlangsungnya demokrasi yang sehat dan ,mengembalikan marwah Polri sebagai pengayom masyarakat,” tutup Remy. [RED]


Pos terkait