Muannas Sebut Pelaku Rasisme Harusnya Ditahan

  • Whatsapp
muannas alaidid
Ketua Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid.

Inisiatifnews.com – Praktisi hukum yang juga Ketua Umum Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid menilai bahwa implikasi hukum dari perilaku rasisme cukup berat.

“Hukum positif di Indonesia soal larangan rasisme yang ada hampir seluruhnya mengatur dan memuat ancaman pidana yang tinggi bagi para pelaku rata-rata di atas lima tahun,” kata Muannas, Selasa (26/1/2021).

Bacaan Lainnya

Walaupun ia kecewa, namun kebijakan Polri tidak menahan Ambroncius Nababan juga perlu dihormati.

“Mestinya pelaku ditahan. Tapi ini kewenangan penegak hukum, kita hormati aja,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa Ambroncius Nababan dilaporkan oleh Ketua KNPI Papua Barat Sius Dowansiba. Karena laporan itu, Ambroncius Nababan dipanggil oleh Bareskrim Mabes Polri untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

Saat datang ke Bareskrim semalam, Ketua Umum Projamin (Pro Jokowi-Ma’ruf Amin) mengatakan, kedatangannya untuk mengklarifikasi statusnya di Facebook yang diduga menghina Natalius. Ia membantah postingan tersebut menyindir masyarakat Papua.

“Tapi saya harus hadapi proses hukum ini supaya masyarakat di Papua mengerti dan paham bahwa proses hukumlah yang sebaiknya, kalau nanti siapa yang salah yang itu tergantung proses hukum yang menentukan hari ini saya akan dimintai keterangan oleh Mabes Polri. Kepada Bareskrim, sebagai saksi, saya akan ceritakan yang sebenar-benarnya yang terjadi atas postingan saya yang dianggap rasis tadi,” kata Ambroncius di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/1).

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, bahwa Ambroncius tak ditahan Bareskrim.

“Tidak ditahan,” kata Rusdi.

Namun, tak dijelaskan alasan tidak ditahannya eks caleg Hanura dapil Papua tersebut. []


Pos terkait