Ambroncius Nababan, Pelaku Rasisme Jadi Tersangka dan Dijemput Paksa Polisi

  • Whatsapp
20201118 210729
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono didampingi Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

Inisiatifnews.com – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan bahwa tim dari Siber Bareskrim Mabes Polri telah melakukan penjemputan paksa terhadap Ambroncius Nababan.

Penjemputan paksa ini dilakukan setelah Kepolisian menaikkan status Ambroncius dari saksi menjadi tersangka dalam kasus dugaan rasialisme terhadap eks komisioner Komnas HAM asal Papua, Natalius Pigai.

Bacaan Lainnya

“Tadi sore penyidik Siber Bareskrim Polri menjemput yang bersangkutan, sekitar tadi jam 18.30 WIB,” kata Argo kepada wartawan, Selasa (26/1/2021).

Usai dijemput, Ketua Relawan Pro Jokowi-Maruf (Pro Jamin) tersebut dibawa ke kantor Bareskrim Mabes Polri di Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Argo belum bisa memastikan apakah politisi Partai Hanura itu akan ditahan atau tidak. Ia meminta agar publik menunggu saja hasil pemeriksaan dari tim penyidik Siber Bareskrim Mabes Polri.

“Kita tunggu setelah nanti selesai diperiksa, nanti penyidik apa yang akan dilakukan,” terangnya.
Karena keputusan apakah seorang tersangka akan ditahan atau tidak menjadi domain penuh dari tim penyidik.

“Karena ini masalah penahanan, itu adalah kewenangan penyidik,” imbuhnya.

Ambroncius dijerat Pasal 45A Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU ITE dan Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b Ayat 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 156 KUHP. Ia pun terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. []

Pos terkait