Tim Advokat Habib Rizieq Ajukan Praperadilan di PN Jaksel

  • Whatsapp
habib rizieq ditahan
Habib Rizieq Shihab ditahan Kepolisian.

Inisiatifnews.com – Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab yang tergabung di dalam Tim Advokat Habib Rizieq Shihab kembali mengajukan gugatan praperadilan terhadap penangkapan dan penahanan yang dinilai tidak sah.

“Bahwa penangkapan dan penahanan terhadap klien kami oleh penyidik Bareskrim Polri cq Penyidik Polda Metro Jaya tidak berlandaskan pada ketentuan hukum yang berlaku dalam KUHP dan Perkapolri nomor 6 tahun 2019 tentang penyidikan tindak pidana,” kata kuasa hukum atasnama Alamsyah Hanafiah dalam siaran persnya, Rabu (3/2/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menganggap bahwa penangkapan dan penahanan terhadap Habib Rizieq cenderung dipaksakan dan penuh dengan rekayasa dan kedzaliman. Apalagi menurutnya, kliennya pun sudah sangat kooperatif untuk mendatangi Mapolda Metro Jaya pada tanggal 12 Desember 2020 lalu untuk memenuhi panggilan penyidik.

“Namun ketika sudah hadir di Polda Metro Jaya, klien kami malah disodorkan surat perintah penangkapan dan memerintahkan sebanyak 199 orang polisi hanya untuk menangkap klien kami seorang, yang nyata-nyata sudah berada di Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Di sisi lain, Alamsyah Hanafiah juga menganggap, Pasal 160 KUHP yang dijeratkan kepada kliennya pun bukan pasal substansi dan hanya pelengkap semata demi bisa ditahannya Habib Rizieq oleh Kepolisian.

Dan ia juga menganggap bahwa pasal tersebut tidak ada relevansi apapun terhadap kasus yang dipersoalkan kepada Habib Rizieq, yakni acara Maulid Agung Nabi Muhammad SAW dan acara akad nikah putrinya di Petamburan pada tanggal 14 November 2020 silam.

“Pasal tersebut semata-mata dipergunakan sebagai pelengkap dan alasan untuk menahan klien kami yang kritis terjadap ketidakadilan,” tandasnya.

Karena dalil tersebut, Alamsyah Hanafiah bersama beberapa lembaga bantuan hukum termasuk LBH Street Lawyer mengajukan gugatan permohonan sidang praperadilan.

“Berdasarkan hal-hal tersebut di atas dan fakta-fakta yang kami akan uraikan pada proses pembuktian di persidangan nanti, kami mengajukan permohonan praperadilan atas tidak sahnya penangkapan dan penahanan klien kami,” tegasnya.

Permohonan praperadilan tersebut sudah diterima oleh panitera muda pidana PN Jakarta Selatan atasnama Edi Sarwono dengan nomor registrasi 11/Pid.Pra/2021/PN Jaksel. []

Pos terkait