Komite PMH Lahir untuk Bantu Rakyat Kecil dari Tindasan Oknum Mafia Tanah dan Peradilan

  • Whatsapp
Komite PMH
Tampak dari kiri : Aulia Fahmi, Habib Muannas Alaidid, Habib Husin Alwi Shihab. [foto : Inisiatifnews]

Jakarta, Inisiatifnews.com – Hari ini, Satuan Tugas (Satgas) hukum bernama Komite Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) telah resmi berdiri.

Agenda deklarasi lembaga bantuan hukum tersebit dipimpin langsung oleh sang direktur, yakni Habib Muannas Alaidid.

Bacaan Lainnya

Kepada wartawan, Muannas menyebut bahwa permasalahan mafia tanah dan mafia peradilan adalah momok tersendiri dalam dunia hukum di Indonesia.

Terlebih lagi, ulah jahat para oknum mafia peradilan dan mafia tanah ini tak jarang menyasar kaum lemah, yakni masyarakat menengah ke bawah.

Karena hal itu, Muannas pun tergerak hatinya untuk membentuk sebuah biro hukum yang didedikasikan demi rakyat kecil yang tertindas.

“Tujuan Komite PMH ini untuk membantu masyarakat kecil yang tertindas oleh oknum-oknum mafia tanah dan mafia peradilan,” kata Muannas, Jumat (26/2/2021).

Praktisi hukum ini menyebut, bahwa seringkali masyarakat awam diperlakukan tidak adil, diserobot hak mereka dan sebagainya, akan tetapi mereka tidak bisa melawan karena keterbatasan yang dimiliki, mulai dari keterbatasan pengetahuan dan penguasaan perkara hukum, hingga keterbatasan finansial untuk menyewa pengacara.

“Kegelisahan ini sudah lama dirasakan beberapa teman, termasuk saya sendiri,” jelasnya.

Dan untuk menjawab kegelisahan itulah, Muannas bersama beberapa sahabatnya membentuk Komite PMH.

“Kegelisahan itu akhirnya mengkristal dan menjadi gerakan ini,” sebutnya.

Oleh karena itu, ia pun berharap besar, dengan hadirnya Komite PMH ini, masyarakat kecil yang merasa terzalimi secara hukum bisa mendapatkan kembali hak-haknya.

“Satgas mafia hukum adalah langkah nyata untuk berpihak pada yang lemah,” sambung Muannas.

Terakhir, pendiri Cyber Indonesia ini pun memohon doa bagi masyarakat luas yang memiliki perspektif dan cita-cita yang sama, yakni menegakkan keadilan, serta memberikan uluran tangan bagi rakyat kecil yang berhadapan dengan para oknum mafia tanah dan peradilan di Republik Indonesia.

“Mohon doa dan dukungannya agar kami selalu konsisten dalam memberikan bantuan hukum pada yang berhak,” pungkas Habib Muannas Alaidid. [NOE]

Pos terkait