Ridwan Kamil Bantah Koruptor Danprov Indramayu Kakak Iparnya

  • Whatsapp
Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Inisiatifnews.com – Gubernur Jawa Barat Mohammad Ridwan Kamil membantah bahwa Siti Aisyah Tuti Handayani adalah kakak iparnya.

Siti Aisyah Tuti Handayani merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan Provinsi di Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019.

Bacaan Lainnya

Bantahan ini disampaikan Ridwan Kamil untuk menjawab keraguan influencer yakni Denny Siregar dengan menyertakan berita dari Merahputih.com dengan judul “Jadi Tersangka, Kakak Ipar Ridwan Kamil Ditahan KPK”, dan kini judulnya sudah diubah menjadi “Jadi Tersangka, Eks Anggota DPRD Jabar Siti Aisyah Ditahan KPK”.

“Kang Denny yth, (kasus korupsi) itu terjadi di periode sebelum saya gubenur,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (17/4/2021).

“Dan yang bersangkutan perempuan bukan kakak ipar saya. Kakak ipar saya lelaki semua,” imbuhnya.

Ia juga sebelumnya meminta agar kantor berita tersebut merubah judul yang dibuat agar tidak miss leading.

“Media tersebut harus mengoreksi,” ujarnya.

Suami Atalia Praratya ini menyatakan, bahwa sepanjang dirinya menjadi Gubernur Jawa Barat, ia terus mengupayakan perbaikan-perbaikan birokasi pemerintahan, dengan tujuan yakni memangkas berbagai praktek korupsi di lingkungan Pemprov Jabar.

“Selama 2 tahun saya terus mereformasi birokrasi di Jawa Barat. Agar jauh dari praktik korupsi, nuhun,” pungkasnya.

Sekilas perlu diketahui, bahwa Siti Aisyah Tuti Handayani adalah salah satu eks anggota DPRD Jawa Barat yang harus meringkuk di dalam penjara milik KPK.

Pasalnya, ia bersama rekannya yang sebelumnya juga aktif sebagai anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024 yakni Ade Barkah diduga melakukan tindak pidana korupsi dana bantuan Provinsi untuk Kabupaten Indramayu.

Dalam kasus itu, Siti Aisyah disinyalir mendapatkan duit sebesar Rp1,05 miliyar, sementara Ade Barkah mendapatkan duit Rp750 juta.

Uang tersebut digunakan untuk bahan pelicin persetujuan proposal pengajuan dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat untuk proyek peningkatan jalan di dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Indramayu.

Siti Aisyah Tuti Handayani mendapatkan duit dari anggota DPRD Jawa Barat saat itu yakni Rozak Muslim yang kini juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam ruang jeruji besi. [NOE]

Pos terkait