KSPI Optimis Hakim MK Berpihak ke Buruh

  • Whatsapp
Riden Hatam Aziz
Riden Hatam Aziz bersama para kuasa hukumnya sedang mengikuti sidang perdana uji formil UU Nomor 11 tahun 2021 tengang Cipta Kerja secara virtual di Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari Rabu 21 April 2021.

Inisiatifnews.com – Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan uji formil judicial review UU Cipta Kerja.

Uji formil ini dimohonkan oleh Riden Hatam Aziz dan kawan-kawan, yang merupakan anggota dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Bacaan Lainnya

Usai mengikuti persidangan, Riden menyampaikan, Mahkamah Konstitusi merespon positif terhadap uji formil yang diajukannya.

“Saya optimis, dalam persidangan ke depan, Majelis Hakim akan memperhatikan permohonan yang kami ajukan,” kata Riden, Rabu (21/4/2021).

Aktivis buruh yang kini menjabat sebagai Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu menambahkan, bahwa judicial review yang diajukannya adalah bagian dari upaya kaum buruh untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan.

“Ini adalah bentuk kesungguhan kami dalam berjuang, agar kaum buruh memiliki harapan di masa depan,” tegasnya.

Menyambung apa yang disampaikan Riden Hatam Aziz, kuasa hukum para pemohon Said Salahudin menyampaikan, dalam persidangan tadi Mahkamah Konstitusi memberi catatan yang positif terhadap permohonan yang diajukan.

“Namun demikian, sesuai dengan ketentuan, Mahkamah Konstitusi berkewajiban memberikan nasehat jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” kata Said.

“Kami akan menyempurnakan permohonan awal itu, untuk nantinya disampaikan pada sidang berikutnya tanggal 4 Mei 2021 pukul 10.00 WIB,” sambungnya.

Ia pun memiliki harapan bahwa majelis hakim MK nantinya bisa memberikan keputusan yang terbaik bagi kepentingan kaum buruh.

“Kita berharap, Mahkamah Konstitusi betul-betul bisa memeriksa dan memutus perkara ini dengan seadil-adilnya dengan membatalkan U Cipta Kerja secara keseluruhan. Karena itulah petitum yang kami mohonkan dalam permohonan uji formil terhadap UUD 1945,” pungkasnya. [NOE]

Pos terkait