Obral Janji Bebaskan Rizieq, Muannas Anggap Rizal Ramli Dzalim

  • Whatsapp
Rizal Ramli
Ekonom, Rizal Ramli. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid menyayangkan statemen mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Rizal Ramli yang mengumbar janji saat mewacanakan diri menjadi Presiden.

Janji tersebut adalah menghapus Omnibus Law, pembebasan terhadap seluruh perkara hukum Habib Rizieq Shihab maupun Jumhur Hidayat.

Bacaan Lainnya

Menurut Muannas, statemen Rizal Ramli semacam ini justru bentuk kedzaliman.

“Ini ciri pemimpin dzalim dunia akhirat,” kata Muannas, Jumat (23/4/2021).

Ia menyebutkan bahwa perkara hukum sejatinya adalah perkara independen yang tidak boleh diintervensi oleh kekuatan apapun, termasuk kekuatan kekuasaan praktis.

“Masalah hukum yang mandiri dan merdeka mau diintervensi pakai kekuasaan,” ujarnya.

Sebelumnya, di dalam video wawancara secara online yang ditayangkan oleh Channel Youtube Bang Arief, bahwa Rizal Ramli menjanjikan akan membebaskan Habib Rizieq dan kawan-kawannya dari seluruh jeratan hukum jika dirinya didapuk menjadi Presiden Republik Indonesia.

Menurut hemat Rizal Ramli, perkara Habib Rizieq ini merupakan bagian dari gerakan anti Islam atau islamophobia.

“Kita enggak ada lagi orang yang ditangkap hanya karena Islamofobia, siapa pun yang menghina agama, kita penjarakan sama koruptor,” kata Rizal Ramli.

“Habib, Jumhur, kita lepasin semua, termasuk di Papua, asal jangan ikut gerakan bawa senjata,” sambungnya.

Kemudian, ia juga menyatakan akan menghapus Omnibus Law.

“Satu hari pertama saya jadi Presiden, saya akan hapuskan Undang-Undang Omnibus Law,” terang Rizal Ramli.

Alasan mengapa dirinya tak ingin ada lagi Omnibus Law, karena ia merasa memiliki pengalaman konkret mengatasi persoalan ekonomi tanpa menggunakan mekanisme konstitusi tersebut.

“Karena tanpa Omnibus Law, kita bisa meningkatkan ekonomi kok, saya sudah buktikan,” pungkasnya. []

Pos terkait