Anak Buah Rizieq Jadi Tersangka, Muannas : Carilah Hikmah

  • Whatsapp
Wahidin
Eks Ketua FPI Aceh, Wahidin.

Inisiatifnews.com – Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari penetapan tersangka eks petinggi FPI Aceh, Wahidin oleh Polisi.

“Carilah hikmah dari apapun dan siapapun,” kata Muannas, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya

Ia juga mengapresiasi Kepolisian yang sudah menangkap dan menetapkan Wahidin sebagai tersangka.

Menurutnya, proses hukum yang tegas terhadap anak buah Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab tersebut adalah untuk memberikan pembelajaran kepada yang bersangkutan agar tidak merasa tindakannya benar, padahal salah.

“Jangan sampai dia merasa dirinya benar, menghasut orang lain dengan permusuhan, karena ini menyangkut keselamatan orang banyak,” ujarnya. “Apresiasi terhadap pihak polri yang mengambil langkah cepat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wahidin membuat sebuah video yang menyerukan agar masyarakat tetap pulang kampung dan ramai-ramai menerobos penyekatan yang dilakukan oleh aparat keamanan.

Bahkan ia juga meminta agar masyarakat tidak takut dengan pemerintah pusat karena disebutnya sudah dikendalikan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ucapan semacam itu pun yang akhirnya membuat ia harus berurusan dengan hukum di Indonesia. Apalagi videonya itu disebarkan ke publik dan bisa berdampak buruk bagi keselamatan masyarakat secara luas.

Wahidin kemudian dijemput oleh beberapa anggota polisi dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Aceh untuk diperiksa lebih lanjut. Dan akhirnya, ia pun ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut keterangan dari Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta menyampaikan, bahwa motif Wahidin membuat video tersebut hanya semata tidak suka dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Maruf Amin.

“Tidak suka dengan pemerintah saja karena tidak sepaham aliran dengan yang bersangkutan,” kata Margiyanta kepada wartawan. [REL]

Pos terkait