Muannas Nilai Hoaks Covid-19 Mengerikan

  • Whatsapp
Komite PMH
Tampak dari kiri : Aulia Fahmi, Habib Muannas Alaidid, Habib Husin Alwi Shihab. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid menyebut bahwa hoaks tentang seputar Covid-19 terlalu mengerikan jika dibiarkan begitu saja.

“Hoaks di media sosial kita hari ini mengerikan, khususnya seputar berita covid,” kata Habib Muannas, Jumat (23/7/2021).

Bacaan Lainnya

Konten hoaks tersebut muncul melalui berbagai jenis konten seperti berita propaganda, meme, termasuk video kreasi hingga ceramah sesat.

“Modelnya macem-macem, ada content creator sampai ceramah sesat model GN (Gus Najih -red),” ujarnya.

Sayangnya, konten-konten semacam itu bebas bertebaran dan mengisi ruang-ruang digital hampir semua masyarakat.

Seharusnya, kata Muannas, konten-konten yang bermuatan hoaks khususnya terkait dengan Covid-19 agar diblokir dan para pelaku diproses hukum sebagai bentuk efek jera.

“(Sayangnya) diblokir tidak, di proses hukum juga jangan setengah hati, bisa rusak peradaban dunia digital kita,” tandasnya.

Perlu diketahui, bahwa KPMH mendukung langkah Barisan Ksatria Nusantara (BKN) yang melaporkan KH Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih), putra Mbah Maimoen Zubair sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang.

Pelaporan tersebut dilakukan terkait dengan konten ceramah Gus Najih soal vaksinasi dan Covid-19 yang dinilai bermuatan hoaks.

Selain itu, Muannas juga menyinggung tentang sebuah konten video yang diunggah oleh pemilik akun “Suara Politik” berjudul “Berita Terbaru Hari Ini~Istana Banjir Tangis, Virus Menggerogoti Tubuhnya Hingga Begini~Viral News Jokowi” pada tanggal 16 Juli 2021. Kini video yang menggunakan thumbnail Gibran Rakabuming Raka dengan teks “Lumpuh Total” sudah ditonton lebih dari 87 ribu kali.

Padahal berita sebenarnya, Gibran sudah sembuh dari Covid-19 karena sebelumnya memang tengah terjangkit. Dan saat ini, Gibran masih dalam tahap recovery.

Pos terkait