Jadi Tersangka, Alex Noerdin Ditahan

  • Whatsapp
alex noerdin
Alex Noerdin mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Agung.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin hari ini telah resmi menyandang statusnya sebagai tersangka di dalam kasus Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan yang diduga merugikan keuangan negara hampir Rp500 miliar itu.

Penahanan ini disampaikan oleh apuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard EE. Simanjuntak. Ia mengatakan bahwa tim penyidik sudah mengantongi alat bukti cukup untuk menjerat salah satu politisi Partai Golkar itu.

Bacaan Lainnya

Selain Alex, Kejaksaan Agung juga menahan Muddai Madang yang merupakan Direktur dari PT Dika Karya Lintas Nusa (PT. DKLN) sekaligus merangkat jabatan sebagai Komisaris Utama (Komut) PT. PDPDE Gas Sumatera Selatan.

“Mereka dijadikan tersangka, karena tim penyidik sudah mengantongi alat bukti yang cukup. Guna percepat proses penyidikan, mereka langsung ditahan,” kata Leonard di Jakarta, Kamis (16/9).

Alex dan Muddai sempat mangkir dari agenda pemeriksaan awak pekan ini, yakni hari Senin 13 September 2021. Akan tetapi mereka absent dan akhirnya digantikan jadwalnya pada hari ini. Alex sebelumnya pun masih berstatus sebagai saksi di dalam kasus ini, hanya saja tak lama dari agenda pemeriksaan ia keluar sudah menggunakan rompi tahanan.

Dengan tangan diborgol dan wajah yang tampak sangat kelelahan, Alex Noerdin enggan menjawab pertanyaan wartawan. Ia langsung dibawa menuju mobil tahanan untuk diantarkan Rutan Cipinang Cabang KPK dan ditahan selama 20 hari ke depan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU tindak Pidana Korupsi (Tipikor) No: 31/1999 yang diubah dengan UU No:20/2001 dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dengan penetapan ini, perjalanan panjang perkara korupsi yang diduga merugikan negara nyaris Rp500 miliar itu telah membuahkan hasil.

Pos terkait