Asuransi Jiwa Kresna Diduga Melakukan Penipuan, Korban Lapor ke Panegak Hukum

  • Whatsapp
Screenshot 20211008 174829 Chrome

Inisitifnews.com – PT Asuransi Jiwa Kresna diduga melakukan penipuan dan tidak melakukan kewajiban terhadap nasabahnya. Salah seorang nasabah korban Kresna Life bernama Paulina mengungkapkan rasa kekecewaanya karena perusahaan asuransi tersebut tak membayar tanggungan asuransi yang dijanjikan.

“Keluarga kami tertarik untuk menjadi nasabah karena percaya asuransi tersebut akan memberikan perlindungan ketika terjadi resiko seperti, sakit, meninggal dan dana pensiun serta aman karena diawasi OJK serta modal dapat ditarik minimal 3 bulan sejak menjadi anggota. Atas dasar kepercayaan itu, keluarga kami menyetorkan tabungan sebesar 30 milyar dengan nama polis atas nama anak saya Erwin Sugiarto,” ucapnya kepada Inisitifnews.com, Rabu (07/10/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Paulina menceritakan kronologis penipuan yang dialaminya. Ia tergabung dalam nasabah Asuransi Jiwa Kresna Life sejak Tahun 2019. Saat itu, Paulina mengaku ditawari salah satu agen Asuransi Jiwa Kresna di Surabaya.

Asuransi ini mengklaim memiliki proteksi dan manfaat nilai tunai yang tinggi yakni 8 persen per tahun dari dana yang disetorkan, ada proteksi jika meninggal dan jaminan modal tersebut tidak hilang. Hal itu yang membuat ibu paruh baya ini tertarik untuk menjadi nasabah.

Setahun kemudian kenyataan berbanding terbalik. Kresna gagal menepati janji dan menolak untuk mencairkan tabungan yang jatuh tempo pada bulan Februari tahun 2020 lalu.

“Pada bulan Februari tahun 2020 saya berhenti menjadi keanggotaan dan hak saya tidak bisa dicairkan. Saya merasa kecewa dan ditipu karena janji awalnya uang tersebut dapat ditarik saat jatuh tempo. Kemudian saya mendatangi kantor Asuransi Jiwa Kresna Life dan bertemu dengan direkturnya yang bernama Kurniadi. Tetapi saya tetap mendapatkan jawaban yang mengecewakan, Pak Kurniadi bilang semua tidak bisa dicairkan namun berjanji akan memberikan manfaat nilai tunai sebesar 8 persen seperti yang ada pada perjanjian,” keluhnya.

Tepat Mei 2020, manfaat yang dijanjikan berhenti total, tidak ada pembayaran. Merasa tidak ada pembayaran, Paulina berusaha menemui pihak Kresna dengan berbagai upaya. Namun selalu gagal bahkan ia mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan.

“Saya dan putra saya selaku pemegang polis bolak balik datang ke kantor Kresna tapi mereka tidak mau menemui, saya kirim surat juga tidak dijawab. Pada Bulan Juli 2020 saya sempat ketemu Pak Michael Steven, pemilik Asuransi Kresna namun saya dihalang -halangi oleh satpam. Padahal saya hanya meminta uang saya yang saya tanam di situ dan saya bukan pengemis. Kok begini perlakuan mereka terhadap saya,”  imbuhnya.

Paulina kembali menegaskan kasus dugaan penipuan ini sudah berjalan satu tahun lebih, tapi belum ada kejelasan penyelesaian. Kondisi ini diperparah saat anaknya yang bernama Erwin Sugiarto yang merupakan pemegang polis menderita penyakit autoimun dan harus menjalani perawatan medis dengan biaya yang sangat mahal.

Saat ini, demi memperjuangkan haknya yang tak kunjung ditepati oleh Asuransi Jiwa Kresna, ia rela puluhan kali bolak balik Jakarta-Surabaya.

“Sekarang anak saya sakit, dan membutuhkan biaya yang mahal untuk perawatan. Saya berharap pihak asuransi Jiwa Kresna beritikad baik untuk menempati hak-hak saya sebagai nasabah sesuai  perjanjian akan mengutamanakan pembayaran polis bagi yang sedang sakit,” imbuhnya.

Atas peristiwa tersebut, Paulina kembali mengaskan dirinya bersama keluarga tidak akan menyerah memperjuangkan haknya. Menurutnya, salah satu upaya yang saat ini ia lakukan adalah membuat laporan kepada pihak kepolisian, dan laporan ke Kemenko Polhukam. Saat ini kasusnya masih ditangani Subdit IV PTPU dan dilimpahkan ke Subdit 4 Polri.

“Saya berharap aparat penegak hukum seperti kepolisian, dan Kemnko Polhukam bisa memberikan rasa keadilan terhadap pemenuhan hak-hak saya. Saya percaya Bapak Menko Polhukam, Mahfud MD memiliki integritas dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil seperti saya,” tutupnya.

Inisiatifnews beberapa kali menghubungi pihak Asuransi Kresna Life. Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari PT Asuransi Keresna. [INI]

Pos terkait