Densus 88 Ringkus 5 Teroris Jaringan JI di Jawa Timur

  • Whatsapp
densus 88
Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Penangkapan teroris dilakukan oleh Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Total ada 5 tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap dari sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim) hari ini.

Tiga tersangka teroris dengan inisial BA, AS, dan RH alias AH ditangkap Densus 88 pada pagi hari tadi. Lalu, sekitar pukul 11.32 WIB, Densus 88 kembali menangkap 2 tersangka teroris dengan inisial AN dan MA.

Bacaan Lainnya

Saat ini para tersangka teroris itu masih diperiksa lebih lanjut oleh Densus 88. Petugas masih melakukan interogasi awal.

Simak informasi di bawah ini mengenai penangkapan teroris yang sudah dirangkum.

Penangkapan Teroris: Tersangka ada 5 Orang
Total tersangka teroris yang ditangkap di Jatim hari ini ada 5 orang. Berikut inisial tersangka dan lokasi penangkapannya:

BA di Bojonegoro
AS di Gresik
RH alias AH di Kediri
AN di Kediri
MA di Sumenep

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengatakan ketiga tersangka teroris itu ditangkap pagi tadi. Sementara 2 sisanya ditangkap pada siang hari. Mereka berasal dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

“Kegiatan penangkapan terhadap tiga tersangka tindak pidana terorisme di wilayah Jawa Timur atas nama BA di Kabupaten Bojonegoro, AS, di Gresik, dan RH alias AH di Kediri,” ujar Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/11/2022).

“Telah ditangkap AN di Kecamatan Pare, Kediri, dan MA di Sumenep tadi siang sekitar pukul 11.32 WIB,” sambungnya

Penangkapan Teroris di Gresik
Salah satu tersangka teroris yang ditangkap di Jatim adalah AS. Kediaman AS ada di Jalan Granit Kumala 3, RT 01 RW 15, Perumahan Kota Baru Driyorejo, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kepala Desa Petiken, Mardi Utomo membenarkan soal adanya penangkapan terduga teroris di Kota Baru Driyorejo. Mardi bersama Ketua RT dan RW setempat menjadi saksi dalam penggeledahan rumah terduga teroris tersebut.

“Di Kota Baru, cuma masih ditindaklanjuti,” kata Mardi kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

Sebelumnya, Ketua RT 01, Sarpan mengaku sempat mendengar soal penangkapan terduga teroris tersebut. Lalu, kemudian Sarpan diminta menjadi saksi dalam penggeledahan rumah AS.

“Saya tadi sempat dengar, infonya Pak AS sudah diamankan (terlebih dulu) oleh petugas,” ujarnya.

Pos terkait