Muannas Alaidid Harap Kasus Firza Husein Dilanjutkan

  • Whatsapp
muannas alaidid
Founder Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid. [foto : Istimewa]

Jakarta, Inisiatifnews.com – Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), Habib Muannas Alaidid menyayangkan tingkah eks imam besar FPI, Habib Rizieq bin Husein bin Shihab yang melakukan manufer dengan menyerukan aksi boikot Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran dan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman.

Padahal kata Muannas, saat ini Habib Rizieq masih mendekam di dalam jeruji besi rutan Bareskrim Mabes Polri dalam kasus hukum pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Meski dalam jeruji besi, Habib Rizieq malah menyerukan untuk memboikot Irjen Pol Fadli dan Letjen Dudung,” kata Muannas kepada wartawan, Rabu (10/11).

Sikap Habib Rizieq ini menurut Muannas sudah keterlaluan, walaupun ayah mertua Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas itu belum puas dengan proses hukum kasus tewasnya 6 (enam) orang laskar Front Pembela Islam (FPI).

“Seruan ini terkait dengan kasus yang menewaskan 6 laskar FPI akhir tahun lalu,” ujarnya.

Oleh karena itu, Habib Muannas yang merupakan founder dari Cyber Indonesia tersebut pun mendesak kepada Polri agar mengangkat lagi dan menuntaskan kasus dugaan chat mesum Firza Husein yang sempat membuat Habib Rizieq terpaksa tinggal di Arab Saudi selama 3 (tiga) tahun itu.

”Dari dalam penjara Rizieq bisa koar-koar dan menyerukan boikot. Saya menuntut Kepolisian agar meneruskan kasus chat porno ynag diduga melibatkan Rizieq,” tandasnya.

Bagi Habib Muannas, manufer yang dilancarkan Habib Rizieq tersebut cukup disayangkan. Ia menilai pentolan kelompok 212 itu memaksakan diri pendapatnya terkait dengan kasus di KM50. Padahal kasus tersebut masih berproses di persidangan sehingga tidak elok jika memaksakan diri melakukan framing yang bernuansa fitnah.

“MRS ini ciri-ciri orang yang sudah kehabisan akal, semua orang diserang fitnah khususnya di kasus KM50,” ujar Muannas.

Sekilas tentang kasus Firza Husein

Sekilas diketahui, bahwa sebelumnya Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan situasi terbaru terkait kasus percakapan yang menyeret nama Habib Rizieq Shihab. Diketahui bahwa chat dan potret pornografi yang menyeret Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein beredar di media sosial.

Kasus itu pun ditangani oleh Polda Metro Jaya dan sempat dihentikan dengan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Alasan pihak Kepolisian menghentikan kasus chat mesum tersebut adalah karena kurangnya alat bukti. Namun SP3 kasus chat porno belum lama ini telah diajukan upaya pra peradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dan sudah dikabulkan untuk kasusnya dibuka kembali.

Menurut Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, alat bukti sudah cukup. Dan saat itu pelapor berharap kasus chat porno MRS ditetapkan tersangkanya dan lekas disidangkan di pengadilan.

Pos terkait