DPP Generasi Anti Narkotika Nasional Apresiasi Kapolda Copot Kapolsek Sepatan

kapolda fadil
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Jajaran Wilayah Polda Metro Jaya baru saja melakukan pencopotan terhadap Kapolsek Sepatan AKP Oky Bekti Wibowo.

Kapolsek Sepatan AKP Oky Bekti Wibowo dicopot oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akibat mengonsumsi narkoba. AKP Oky langsung dimutasi ke Yanma Polda Metro Jaya berdasarkan surat telegram yang dikeluarkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dengan nomor ST/58/XII/KEP./2021

Bacaan Lainnya

Keputusan ini diapresiasi oleh banyak pihak. Salah satunya Advokat Dewan Pimpinan Pusat Generasi Anti Narkotika Nasional (DPP GANN).

“Keputusan Irjen Fadil Imran Kapolda Metro Jaya mencopot Kapolsek Sepatan AKP Oky Bekti Wibowo karena terlibat narkoba, sudah tepat,” ujar Gurun Arisastra, Advokat DPP GANN kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/12).

Menurut Gurun, keputusan cepat yang dikeluarkan oleh Kapolda Metro Jaya mencopot Kapolsek Sepatan menandakan kepemimpinannya sangat serius dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum pemberantasan narkotika.

“Patut kita apresiasi, ini membuktikan sebuah kepemimpinan yang serius dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum pemberantasan narkotika sekalipun itu anggota Polri yang terlibat,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa seorang Kapolsek Metro Sepatan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oky Bekti Wibowo saat ini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek. Pencopotan ini dilakukan dalam kasus penyakahgunaan narkoba yang dilakukan oleh perwira polisi berpangkat balok tiga.

Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, bahwa penangkapan Kapolsek ini terjadi usai adanya pengungkapan perbuatan salah satu anggota Polsek Sepatan berinisial Brigadir RC dalam kasus penggunaan narkoba.

Penangkapan Brigadir RC ini dilakukan saat jadwal tugas pengamanan perayaan malam natal 2021 beberapa hari yang lalu di Gereja Pos PAM Santa Maria, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten. Bukannya menjalankan tugas pengamanan, justru Brigadir RC malah asyik nyabu.

Kasus penyalahgunaan narkoba ini diketahui setelah pihak Bid Propam Polda Metro Jaya melakukan tes urin kepada Brigadir RC. Dari hasil tes tersebut, didapati ia positif pengguna narkoba jenis sabu.

Kemudian, dari pengungkapan kasus tersebut, Polisi melakukan pengembangan dan ditemukanlah keterkaitan dengan Kapolsek. Oleh karena itu, Bid Propam Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Kapolsek AKP Oky. Dan setelah dilakukan pemeriksaan urin pun, terbukti Kapolsek menggunakan narkiba jenis sabu.

“Dilakukan pemeriksaan pada kapolsek dan ternyata terbukti, sehingga dua-duanya baik anggota maupun Kapolsek sudah ditarik ke Polda,” kata Zulpan.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Zulpan menyatakan bahwa kedua perwira Polri tersebut bakal diberikan sanksi tegas, bahkan akan dituntut ke pengadilan umum.

“Mereka akan akan diperiksa atas tindakan yang dilakukan yaitu sidang kode etik maupun pidana umum nantinya,” tegasnya.

Pos terkait