Bintang Wahyu Saputra Harap Kasus Habib Bahar Jadi Pelajaran Semua Pihak

habib bahar bin smith
Habib Bahar bin Ali bin Smith.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menyarankan agar para santri dan pendukung Habib Bahar bin Smith tidak bertindak berlebihan untuk mengekspresikan kekecewaannya karena guru sekaligus idola mereka ditahap polisi sebab dugaan kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung beberapa waktu lalu.

Setelah melakukan pemeriksaan Polda Jawa Barat menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung.

Bacaan Lainnya

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Polri menjalankan tugasnya melakukan penegakan hukum. Penyidik Polda Jabar pasti tidak gegabah menetapkan seseorang sebagai tersangka,” ujar Bintang di Jakarta, Rabu (5/1).

Bintang mengatakan bahwa dirinya bisa memahami kekecewaan pendukung Habib Bahar atas langkah Polri yang mungkin menurut mereka telah bertindak berlebihan dengan menetapkan Habib Bahas sebagai tersangka hingga melakukan penahanan.

“Saya memahami suasana kebatinan sebagian umat Islam yeng menjadi jamaah Habib Bahar. Marah kecewa dan sejenisnya,” ujarnya.

Namun ia menyarankan agar para pendukung dan murid Habib Bahar bisa bersikap lebih arif. Apalagi diyakini Bintang, sikap Polri terhadap kasus yang menjerat Habib Bahar tersebut sudah melalui pertimbangan mendalam dan sikap profesionalitasnya sebagai lembaga penegak hukum.

“Tapi mari kita lihat secara jernih kasus ini. Saya percaya penyidik Polda Jabar bekerja professional,” imbuhnya.

Bintang mengatakan, jika benar Habib Bahar bin Smith menyebarkan berita bohong sebagaimana yang disangkakan penyidik, dirinya sangat menyesalkan. Karena berita bohong dan provokatif menimbulkan masalah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Indonesia itu negara hukum dan di mata hukum kita sama tidak peduli kedudukan, gelar bahkan pangkat sekalipun. Maka saya mengajak masyarakat untuk percaya kepada Polri sebagai instrumen penegak hukum di negara kita,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bintang yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Organization of Islamic Cooperation (OIC) Youth Indonesia tersebut menganggap, kasus yang saat ini menyeret Habib Bahar perlu menjadi pelajaran bagi semua pihak agar berhati-hati di dalam bersikap dan bertutur kata. Jangan sampai apa yang keluar dari lisan malah berupa sesuatu yang buruk seperti fitnah dan dan sebagainya. Apalagi hal itu diutarakan oleh orang yang memiliki label Ulama di kalangan masyarakat.

“Masalah yang menjerat Habib Bahar bin Smith ini harus menjadi pelajaran untuk kita semua. Tidak boleh lagi ada kebohongan atau ujaran kebencian bernada provokatif dalam berdakwah,” tegasnya.

Terakhir, Bintang pun mengajak semua pihak untuk mendoakan kebaikan untuk Habib Bahar mendapatkan keadilannya. Sekaligus mempercayakan proses hukum yang profesional dari institusi Polri.

“Kita doakan Habib Bahar bin Smith selalu sehat dan menerima dengan lapang dada ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Pos terkait