Mahfud MD : 1 Pegawai Kemenkeu dan 11 Komplotannya Jadi Tersangka Aset BLBI

Mahfud MD
Menko Polhukam, Mahfud MD.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Poltiik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD mengungkapkan, bahwa sebanyak 1 pegawai di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat aset jaminan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

“Ditangkap satu oknum di Kementerian Keuangan atau di DJKN, yang memalsukan surat-surat aset tanah jaminan BLBI. Kalau tidak salah ada 10 sampai 11 orang komplotan lain yang ditahan Bareskrim Polri,” kata Mahfud dalam konferensi pers update Perkembangan Satgas BLBI di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (20/1).

Bacaan Lainnya

Satu pegawai yang ditangkap sudah dinonaktifkan. Menko Polhukam menambahkan, oknum yang memalsukan dokumen aset tersebut beraksi sebelum Satgas BLBI dibentuk.

Saat Satgas BLBI yang dia pimpin memeriksa dokumen aset BLBI, pihaknya menemukan dokumen yang sudah diubah. Setelah diselidiki, ternyata dokumen aset jaminan itu dipalsukan dan dialihtangankan.

“Beberapa surat jaminan aset BLBI dipalsukan, dialihtangankan dan sebagainya,” tutur Mahfud.

Menurut Mahfud, perampasan aset BLBI dan penangkapan beberapa oknum DJKN terkait pemalsuan dokumen itu bukanlah aib, melainkan prestasi. Satgas, tegas Mahfud, akan terus mengejar aset negara yang berada di tangan para obligor dan debitur yang telah menikmati kucuran dana BLBI.

“Mungkin bagi masyarakat imk dianggap masalah bagi BLBI. Tetapi bagi kami justru prestasi. Itu bukan naif, bukan nista,” tandas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Pos terkait