Fadli Zon : Pendidikan Untuk Sejahterakan Masyarakat dan Entaskan Kemiskinan

  • Whatsapp
Fadli Zon
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon di dalam sidang 2020 Annual Parliamentary Hearing di markas besar PBB, New York, USA. [foto : twitter/fadlizon]

Inisiatifnews.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon menyebutkan bahwa pendidikan adalah sebuah hak warga yang harus dipenuhi oleh negara.

Hal ini disampaikan oleh Fadli Zon di dalam sidang 2020 Annual Parliamentary Hearing yang merupakan agenda dari PBB dengan tema Sustainable Development Goals (SDGs) di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Senin (17/2/2020).

Bacaan Lainnya

Bagi Fadli, jaminan akses pendidikan adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh negara. Artinya negara harus bisa memastikan hak konstitusional rakyat tersebut harus terpenuhi. Bukan hanya sekedar dipenuhi saja, melainkan jaminan kualitasnya pun harus sesuai standar yang disepakati bersama.

“Pendidikan adalah kunci pencapaian pembangunan berkelanjutan. Para pengambil kebijakan harus menjamin akses masyarakat terhadap pendidikan yang adil, inklusif dan berkualitas,” kata Fadli Zon.

“Setiap anggota masyarakat harus mendapatkan akses pada pendidikan yang standar kualitasnya baik,” imbuhnya.

Kemudian, Fadli Zon juga mengutip statemen dari ekonom India, Amarty Kumar Sen, bahwa kebebasan dalam sebuah negara bangsa adalah bagaimana ia juga merasakan kebebasan mendapatkan haknya atas layanan pendidikan.

“Mengutip Amarty Sen dalam bukunya ‘Development as Freedom’, memaknai freedom (kebebasan/kemerdekaan) sebagai peningkatan akses terhadap pengembangan diri, termasuk akses atas pendidikan,” jelasnya.

Bahkan dalam statemen Sen dikutip oleh Fadli Zon, bahwa mutu layanan pendidikan harus dipenuhi oleh negara kepada bangsanya tanpa terkecuali.

“Sen mengkategorikan pendidikan sebaai salah satu social opportunities (kesempatan sosial) yang sangat mendasar untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dan layak,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, pandangan Sen juga memberikan penekanan jika standar kualitas layanan pendidikan yang baik bagi rakyat tidak hanya sebagai alat untuk mencapai kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri, melainkan bagaimana agar bisa ikut berpartisipasi kepada negara dalam ruang yang lebih global.

“Menurut Sen, akses terhadap pendidikan bukan hanya penting untuk mencapai taraf hidup bahagia, namun juga menjadi modal dasar berperan lebih efektif dalam ruang ekonomi dan politik,” papar Fadli Zon.

Pesan-pesan dan pandangan semacam ini dikatakan Fadli telah disampaikannya dalam forum yang dihadiri oleh para pimpinan negara peserta.

“Melalui berbagai kesempatan dan termasuk dalam forum 2020 Annual Parliamentary Hearing at the United Nations ini, saya tegaskan bahwa pendidikan bukan saja penting sebagai cara memanusiakan manusia, tapi juga penting sebagai upaya pragmatik dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi kemiskinan,” tutupnya.

Pos terkait