Diaspora Indonesia di Amerika & Kanada Gelar Rantai Doa & Aksi

20200511 212023

Inisiatifnews.com – Pandemi Covid-19 telah membuat wajah dunia berubah. Masyarakat global ketakutan, cemas dan kebingungan. Di tengah berbagai musibah yang terjadi, masyarakat tidak memperoleh dukungan sosial dan spiritual yang biasanya ada karena berbagai pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19.

Untuk itulah, sejumlah diaspora Indonesia yang ada di Amerika Serikat dan Kanada akan menyelenggarakan acara Rantai Doa dan Aksi (RDA) dengan tema Meneguhkan Solidaritas Diaspora Indonesia di AS-Kanada dengan Masyarakat di Tanah Air. Acara RDA akan disiarkan live streaming pada Sabtu, 16 Mei 2020 pukul 06.00 waktu setempat atau Minggu, 17 Mei 2020 pukul 05.00 pagi.

Bacaan Lainnya

Dalam situasi seperti ini, peran doa menjadi penting untuk tidak saja kita tetap bersandar kepada Tuhan Yang Maha Esa, namun sekaligus untuk memupuk semangat (courage) dan pengharapan (hope).

“Untuk itu, kami dari Diaspora Indonesia di Amerika Serikat dan Kanada, dengan dukungan dari seluruh Perwakilan RI di Amerika Serikat dan Kanada, berencana untuk mengadakan acara Rantai Doa dan Aksi ini,” ungkap Ketua Panitia RDA yang juga Ketua Indonesian Muslim Society in America (IMSA) Syafrin S. Murdas dalam keterangannya kepada wartawan Senin (11/05/2020).

Diingatkannya, dampak pandemi ini juga secara langsung menimpa ekonomi dunia. Rumah tangga para pekerja migran, Indonesia di AS dan Kanada langsung merasakan hal tersebut.

Demikian pula ekonomi negara dan masyarakat di Tanah Air mengalami hantaman serius. Pandemi ini menjadi tantangan dan permasalahan semua anggota masyarakat dari berbagai agama dan organisasi.

“Karena itu semangat kebersamaan, soliditas dan solidaritas Diaspora Indonesia maupun antara Pemerintah dan masyarakat di Tanah Air dan Diaspora Indonesia di AS dan Kanada perlu terus dipelihara dan diteguhkan,” ingatnya.

Wakil Ketua Panitia RDA yang juga Ketua Satgas KBRI Washington D.C untuk Penanggulangan Covid-19, T Satrio Nugroho menambahkan, dukungan juga harus selalu diberikan bagi berbagai organisasi Diaspora Indonesia dan Pemerintah Indonesia di AS dan Kanada untuk secara organisasi ataupun bersama meneruskan berbagai aksi kepedulian bagi mereka yang mengalami penderitaan besar akibat dampak pandemi Covid-19.

Dipaparkannya, Rantai Doa dan Aksi akan dikemas dalam bentuk video berdurasi 1,5 jam yang menggambarkan kondisi sebelum munculnya virus Covid-19, berbagai krisis yang timbul akibat dampak pandemi Covid-19, dan upaya penanggulangan berbagai lapisan masyarakat Indonesia, termasuk peran pemuka agama di AS dan Kanada maupun di Tanah Air.

Terkait dengan peran para pemuka agama dari Diaspora Indonesia-Kanada serta dari Tanah Air dimaksud, akan ditampilkan doa dan pesan rohani para pemuka agama yang mewakili agama yang diakui di Indonesia yaitu: Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. (FMM)

Pos terkait