TB Hasanuddin Nilai Dubes Jerman Gak Punya Sopan Santun

  • Whatsapp
IMG 20201220
Pegawai Kedubes Jerman saat mendatangi markaz DPP FPI di Petamburan, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 19 Desember 2020.

Jakarta, Inisiatifnews.com Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menyesalkan staf Kedutaan Besar Jerman yang mengunjungi markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari Sabtu (19/12) kemarin.

“Saya mendapat informasi adanya kunjungan staf Kedubes Jerman mendatangi markas FPI,” kata TB Hasanuddin, Senin (21/12/2020).

Bacaan Lainnya

Bagi Hasanuddin, seharusnya Kementerian Luar Negeri memberikan atensi kepada negara sahabatnya itu agar tidak asal nyelonong ikut campur urusan dalam negeri Indonesia. Dan menurutnya, seharusnya Jerman bisa menghormati dan memiliki etika dalam berdiplomasi dengan pemerintahan Indonesia.

“Negara dalam hal ini Kementerian Luar Negeri harus protes keras dan menyerukan pihak Kedubes mengikuti aturan internasional agar tidak ikut campur urusan dalam negeri sekecil apapun. Itu etika berdiplomasi secara sopan dan beretika,” sambungnya.

Hasanuddin mengapresiasi sikap Kemenlu RI yang langsung memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi atas tindakan tersebut.

Menurutnya, sudah semestinya Kemenlu RI menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik.

“Memang sudah ada penjelasan dari Kedubes Jerman bahwa tidak ada dukungan terhadap ormas tertentu di Indonesia dan berkomitmen untuk bersama melawan intoleransi, radikalisme dan ujaran kebencian,” tandasnya.

Hasanuddin meminta agar tidak ada kesan bahwa pemerintah Jerman melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia melakukan sikap politik di luar koordinasi yang resmi.

“Namun, harus ditekankan bahwa tindakan Kedubes asing di Indonesia itu harus dikoordinasikan dengan kementerian terkait. Jangan sampai ada udang di balik batu,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman sebelumnya mengklaim didatangi perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman.

Munarman mengirimkan dua foto yang menurutnya perwakilan Kedubes Jerman. Foto pertama yakni dua orang bule memasuki Kantor Sekretariat FPI di Jalan Petamburan III.

Sementara, foto kedua menampilkan sebuah mobil dengan plat nomor berlatar putih yang biasa dipakai perwakilan para kedutaan besar negara sahabat di Indonesia. Namun, foto tersebut tidak jelas menunjukan nomor plat mobil.

Atas kejadian ini, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman sampaikan permintaan maaf dan penyesalannya atas kejadian tersebut.

Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan ormas dimaksud.

Pihaknya memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf Kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut. [BOW]

Pos terkait