Batasi Peziarah, PPP Harap Semua Pihak Hormati Keputusan Arab Saudi

  • Whatsapp
masjidil haram
Masjidil Haram.

Inisiatifnews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PPP, Muslich Zainal Abidin menyampaikan rasa keprihatinannya atas kembalinya pembatasan peziarah di Arab Saudi. Sontak kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap umat Islam di Indonesia.

“Tentunya kita prihatin dengan adanya pelarangan tersebut karena ini terkait dengan nasib jamaah umrah kita yang akan melaksanakan ibadah di tanah suci, apalagi yang sudah dalam tahap persiapan pemberangkatan,” kata Muslich dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Rabu (3/2/2021).

Bacaan Lainnya

Namun begitu, ia pun berharap agar semua pihak menghargai dan menghormati kebijakan dari pemerintah kerajaan Arab Saudi tersebut. Apalagi, pembatasan yang dilakukan masih dalam kaitan pandemi COVID-19 yang masih belum terkendali.

“Namun kita harus bisa menghargai dan mentaati keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut, apalagi karena alasan dilakukannya pelarangan tersebut adalah berkaitan masalah keselamatan dan untuk kebaikan bersama agar tidak menimbulkan masalah baru dengan semakin meningkatnya kasus varian baru Covid-19 tersebut,” ujarnya.

Sembari itu, Muslich pun mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari kebijakan pemerintah kerajaan Arab Saudi tersebut. Salah satunya adalah dengan terus melakukan upaya kolektif menanggulangi penyebaran COVID-19 di tanah air.

“Kita dukung keputusan pemerintah Arab Saudi dengan adanya pelarangan WNA masuk Saudi untuk sementara waktu seraya mengajak kita semua untuk mengambil hikmah dari situasi ini dan berdoa semoga pandemi segera berakhir dan pelarangan tersebut dapat segera dicabut, sehingga masyarakat Islam yang sudah siap berangkat dapat segera ke tanah suci menunaikan ibadah secara lancar, aman dan khusyuk,” tandasnya.

Di sisi lain, anggota parlemen dari Dapil Jateng VI tersebut berharap pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi secara berkala dan intens dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi. Seluruh informasi terbaru agar bisa sesegera mungkin tersampaikan kepada masyarakat Indonesia dengan baik dan tepat.

“Kami juga menghimbau kepada Kementerian Agama RI agar senantiasa pro aktif berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk memperoleh informasi terkini setiap waktu dan menyampaikan updatenya kepada masyarakat, khususnya kepada calon jamaah dan juga kepada jajaran asosiasi pelaksana perjalanan umrah di tanah air,” tutupnya. [NOE]


Pos terkait